Dua Penambang PETI di Bungo Tewas Tertimbun Tanah Galian Dompeng

Dua orang tewas tertimbun tanah lubang galian penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, Bungo.

Dua Penambang PETI di Bungo Tewas Tertimbun Tanah Galian Dompeng
IST
BREAKING NEWS: Tanah Galian PETI di Bungo Longsor, 2 Orang Tertimbun 

Dua Penambang PETI di Bungo Tewas Tertimbun Tanah Galian Dompeng

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dua orang tewas tertimbun tanah lubang galian penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani, Bungo.

Informasi yang Tribunjambi.com himpun, kedua orang tersebut tertimbun pada Minggu (29/7/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morrais, melalui Paur Humas Polres Bungo, Iptu M Nur mengatakan, korban tertimbun tanah saat aktivitas dompeng.

"Korban dua orang. Yang pertama atas nama Ibrahim (45), warga Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-muko Bathin VII. Korban kedua, Holil (45), warga Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani," ungkapnya, Minggu (28/7/2019) malam.

Baca: Tim Patroli Temukan Jerat Harimau dan Ilegal logging di Penyangga TNBS

Baca: Truk Kayu Sering Melebihi Tonase, Karang Taruna Sungai Bahar Tuntut PT RHM

Baca: Bikin Penasaran Dua Merek Otomotif Ingin Masuk Indonesia, Salah Satunya Kembangkan Mobil Terbang

Baca: Ace Hardware Lagi Promo Gede-gedean, Hemat hingga 70 Persen, Catat Tanggalnya Juli Ini

Baca: Dewan Jadwalkan Bahas Anggaran Pilkada Serentak di Jambi Kamis Ini

Dari keterangan pihak kepolisian, kejadian berawal korban masuk ke dalam lubang PETI (dompeng) untuk bekerja. Tiba-tiba tanah longsor langsung menimpa dan menimbun kedua korban ke dalam lubang dompeng tersebut sehingga korban meninggal dunia.

Sementara itu, keterangan yang Tribunjambi.com himpun dari warga sekitar, kedua korban tersebut tengah membersihkan lubang galian dompeng bersama beberapa orang lainnya. Letak lubang galian tersebut berada di bawah tebing dengan ketinggian sekitar empat meter.

Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Muara Bungo II, Sungai Arang. Namun, nyawanya tak tertolong.
Satu di antara perawat Puskesmas Muara Bungo II, Nadia Putri Lubis yang menangani kedua korban mengatakan, sempat mengupayakan pertolongan.

"Tadi sudah kami upayakan dengan RJB (resusitasi jantung paru, red)," singkatnya. Meski sudah mengupayakan hal tersebut, nyawa kedua korban tetap tidak tertolong.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved