Berita Tanjab Barat

Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan

Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan

Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan 

Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Jalan lintas di Kecamatan Pengabuan, yang berstatus jalan provinsi, dari Simpang Teluk Nilau menuju Kecamatan Pengabuan, khususnya di jalan Parit 3 dan parit 4 Kelurahan Teluk Nilau, kini kondisinya rusak dan memprihatinkan.

Akibatnya para penguna jalan harus ekstra hati-hati dalam melintas disepanjang jalan yang panjangnya sekitar 8 Km tersebut. Bahkan, tumbuhan disekitar badan jalan berwarna cokelat karena dipenuhi debu.

Pantauan dilapangan, jalan tersebut banyak berlubang dan bergelombang.  Dibeberapa titik, ada yang diameter lobang mencapai setengah meter bahkan lebih.

Jalan Pengabuan yang rusak
Jalan Pengabuan yang rusak (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

Lobang dengan lebar dua meter lebih juga menghiasi jalan sehingga menyulitkan kendaraan melintas hususnya roda empat.

Herianto, seorang pengguna jalan mengatakan, kondisi jalan rusak itu sudah berlangsung sejak lama tanpa ada perbaikan.

“Sudah tambah parah jalannya rusak, jangankan untuk bawa muatan, mobil dalam kondisi kosong saja tidak dapat melintas di wilayah ini, apa lagi kalau musim hujan," ujarnya.

Baca: Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bosan Janji-janji, Ancam akan Lapor Wali Kota

Baca: Detik-detik Aksi Heroik Satgas Tinombala Selamatkan Ibu Melahirkan, Waktu Tak Lebih dari 6 Jam

Baca: Pria Ini Diduga Bunuh dan Makan Organ Dalam Mantan Kekasihnya, Polisi Temukan Piring Berdarah

"Kami tidak dapat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, karena hanya ini satu-satunya jalan yang kita lalui,” tambah Herianto, kepada Tribunjambi.com.

"Kami harap segera diperbaiki jalanya, jangan putus ditengah jalan. Desa teluk nilau ke senyerang masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian. Jadi kerjanya jangan setengah setengah. Kami harap segera diselesaikan," pintanya.

Terpisah, Camat Pengabuan, Hermansyah mengaku, pihaknya telah menyampaikan permasalahan itu ke pihak Pemprov Jambi, dan meminta untuk segera dilakukan perbaikan.

Dia membenarkan jika keluhan dan harapan masyarakatnya telah banyak diterimanya. Bahkan kata dia, sebagian besar warga di kecamatan Pengabuhan merupakan petani yang kini jadikan akses tranportasi darat sebagai akses utama.

"Kami ingin agar pemerintah Provinsi Jambi bisa melanjutkan pembangunan jalan sampai tuntas sesuai dengan harapan sehingga akses masyarat dari pengabuan ke Tebing Tinggi dapat lancar dan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Tanjab Barat," harapnya.

"Sebagai masyarakat kami harap janji pemprov provinsi segera terealisasi. Tak hanya di Kecamatan Pengabuan, realisasi pembangunan jalan juga banyak diimpikan warga Kecamatan Senyerang dan Tebing Tinggi," tuturnya.

Jalan Provinsi di Pengabuan, Tanjabbar, Rusak, Petani Kesulitan Angkut Hasil Pertanian & Perkebunan (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved