Selalu Tersenyum Meski Salah Gerak

Kegiatan menari disukai banyak orang karena dapat mengekspresikan diri melalui gerak tubuh.

Selalu Tersenyum Meski Salah Gerak
Tribunjambi/Aldino
Deby Silviani, wakil 1 Gadis Kota Jambi 2019. 

Selalu Tersenyum Meski Salah Gerak

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kegiatan menari disukai banyak orang karena dapat mengekspresikan diri melalui gerak tubuh. Ada yang menjadikan menari sebagai hobi hingga mendapatkan penghasilan.

Menari juga bukan hanya sebagai sarana hiburan namun lewat tarian ada selalu ada makna dan pesan yang disampaikan kepada penonton.

Deby Silviani, wakil 1 Gadis Kota Jambi 2019 memilih tari sebagai hobi. Sehingga ia dapat terus berlatih ditengah kesibukan kuliah dan lain-lain.  Meski banyak gerakan yang ada dalam satu tarian ia mengatakan cara menghafal tarian hanya butuh latihan rutin dan ketekunan.

“Salah gerakan pasti pernah, dan untuk mengatasinya kita hanya perlu tetap tersenyum apapun yang terjadi, profesionalitas dalam tari sangat dituntut ketika dipanggung, terkadang banyak kejadian yang gak diinginkan apa lagi kalo jatah latihannya sedikit,” ungkapnya.

Baca: Tidak Sanggup Bayar Tagihan RS Rp 7 triliun, BPJS Kesehatan Terancam Denda Puluhan Miliar

Baca: Piala AFF U-15 2019, Timnas U-15 Indonesia Vs U-15 Vietnam Berakhir Dengan Pesta Gol Garuda Muda

Baca: Ratusan Anak-anak Antusias Peringati Hari Anak di UIR, Dekan Berikan Bimbingan Konseling Gratis

Baca: Menghitung Kekayaan Hotman Paris Hutapea, Disebut Punya Mobil Seharga 11 Miliar & Bayar Pajak 30 M

Baca: Istri Bripka Rachmat Sempat Cegah Suaminya Tidak Pergi, Dapat Firasat Tak Enak: Begini Kisahnya

Ia melanjutkan mau bagaimanapun kita harus tetap tersenyum karena tidak semua penonton tau bahwa kita salah gerakan. Bisa saja mereka berfikir bahwa itu adalah improvisasi gerakan kita, tapi kalau kita kelihatan gugup dan cemas, walau tidak ada salah pun pasti penonton akan mengira salah. 

Untuk mengatasi grogi sebelum perform, mahasiswa ilmu politik Unja ini mengatakan sebagai seorang penari harus sering-sering mengatur pernafasan.

“Percayalah grogi yang berlebihan itu hadir karna kita takut salah dan kita belum benar-benar hafal gerakan. Tapi kalau kita udah hafal dan terus berlatih pasti kita bakal enjoi dan usahakan di belakang panggung terus ngobrol sama temen-temen penari lainnya biar gugupnya makin berkurang dan makin pede deh,” ujarnya.

Ia pun pernah memiliki pengalaman salah gerakan waktu perfom dan juga ada aksesoris yang jatuh waktu perform, tapi itu bukan masalah. Memang ada beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi waktu perform.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved