Tak Tahan Melihat Tetangga Menyusui, Pria Ini Mengendap-endap dan Memperkosa Ibu Muda Hingga Begini

Kasus pemerkosaan terjadi berawal dari pelaku yang masuk ke dalam rumah, saat suami korban mencari kodok.

Tak Tahan Melihat Tetangga Menyusui, Pria Ini Mengendap-endap dan Memperkosa Ibu Muda Hingga Begini
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Suami sedang menjadi kodok, istrinya diperkosa tetangga hingga membuat korban shock.

Kasus pemerkosaan terjadi berawal dari pelaku mengendap-endap  masuk ke dalam rumah, karena tak tahan melihat ibu muda itu sedang menyusui.

Pelakunya adalah RH (38), yang tega memperkosa MS (33), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan.

Baca: Ceramah Ustaz Abdul Somad Tentang Keutamaan Salat Subuh Berjamaah, Bikin Hotman Paris Terpana

Baca: 9 Jabatan Eselon II Merangin Segera Dilelang, Pejabat Luar Bisa Ikut Daftar

Baca: VIRAL VIDEO Jendral TNI AD Bintang 1 Dituduh Curi HP Perwira Polri Berpangkat AKBP

Korban diperkosa ketika sedang menyusui anaknya di rumah.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/7/2019) kemarin.

Mulanya, pelaku datang ke rumah korban dengan mengendap-endap sekitar pukul 00.30 WIB.

Setelah melihat MS sedang menyusui anaknya, RH langsung menarik korban sembari mengancam dengan menggunakan senjata tajam.

Baca: Begini Reaksi Gregoria Mariska Tunjung Usai Takluk Dari Tai Tzu Ying, di Babak Kedua Japan Open 2019

Baca: Perempuan Muda Digerebek Polisi Saat Lagi Sama Bandar Sabu dan Oknum Polisi, Lagi Pesta Narkoba?

Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming Japan Open 2019, Marcus/Kevin Menghadapi Takuro/Yugo

"Korban diinjak pelaku dan ditodong pisau. Setelah itu langsung diperkosa oleh pelaku," kata Suhendro melalui pesan singkat, Rabu (24/7/2019).

Suhendro menjelaskan, aksi pemerkosaan tersebut lantaran pelaku RH tak bisa menahan hasrat ketika melihat korban sedang menyusui anaknya.

Selain itu, kondisi rumah yang sepi membuat RH masuk dengan leluasa dan melancarkan aksinya.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved