Putusan Gugatan Kenaikan Tarif PDAM, Hakim Putusakan Peraturan Walikota Jambi Melawan Hukum

Akhirnya gugatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi terhadap PDAM Tirta Mayang Jambi sampai tahap putusan, pada Kamis (25/7).

Putusan Gugatan Kenaikan Tarif PDAM, Hakim Putusakan Peraturan Walikota Jambi Melawan Hukum
Tribunjambi/Jaka HB
Sidang Putusan Gugatan Kenaikan Tarif PDAM. 

Putusan Gugatan Kenaikan Tarif PDAM, Hakim Putusakan Peraturan Walikota Jambi Melawan Hukum

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Akhirnya gugatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi terhadap PDAM Tirta Mayang Jambi sampai tahap putusan, pada Kamis (25/7).

Edy Pramono selaku ketua majekis hakim Pengadilan Negeri Jambi membacakan kronologi persidangan dan pertimbangan terhadap saksi dan bukti-bukti yang diajukan.

Majelis hakim berpendapat bahwa sebagian gugatan dikabulkan dan sebagian ditolak oleh majelis hakim karena terbukti melanggar hukum. Seperti peraturan Walikota yang posisinya dibawah perda dan majelis hakim sepakat peraturan Walikota kenaikkan tarif disebut melawan hukum.

Suratno selaku salah satu kuasa hukum tergugat mengatakan peraturan Walikota menjadi batal karena diputuskan menyalahi aturan. "Jadi kita harus menyusun perwal baru," katanya.

Baca: Dimensia Kambuh, Ishak CJH Kota Jambi Tiba-tiba Tak Mau Naik Pesawat

Baca: Diduga Mengganggu Ketertiban Umum, TKA Asal Tiongkok Dideportasi Kanim Kuala Tungkal

Baca: 9 Jabatan Eselon II Merangin Segera Dilelang, Pejabat Luar Bisa Ikut Daftar

Baca: Perempuan Muda Digerebek Polisi Saat Lagi Sama Bandar Sabu dan Oknum Polisi, Lagi Pesta Narkoba?

Baca: VIDEO: Lagi, Kebakaran di Kota Jambi Hanguskan 12 Bedeng di Depan Pasar Hongkong

Bujang Saleh dari pihak YLKI mengatakan keputusannya masih gantung. Hal ini disebabkan beberapa gugatannya seperti mengembalikan kerugian yang diderita masyarakat belum dikembalikan.

"Pertama harus dinyatakan bahwa perbuatan tergugat melawan hukum," kata Bujang Saleh.

"Kedua mengembalikan tarif ke semula Rp 2.000," tambah Bujang

Selanjutnya tuntutan mereka yang ketiga menyatakan atau meminta tergugat PDAM supaya menggratiskan selama dua bulan untuk membayar kesalahan tapi tidak diberlakukan.

Bujang mengatakan akan mendiskusikannya lagi dengan pihaknya terkait langkah berikutnya. "Menang tapi kalah," kata Bujang.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved