Berita Merangin

Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin

Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin

Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin
Tribunjambi/Muzakkir
Mahalnya harga gas di Kabupaten Merangin diduga karena ada agen dan pangkalan yang nakal. 

Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kepala Koperindag Kabupaten Merangin, M Ladani, kecewa dengan adanya agen maupun pangkalan gas LPG yang nakal.

Ladani ketika dikonfirmasi via handphone meyakini jika tingginya harga gas 3 Kg di tingkat warga, karena biaya operasional pangkalan yang tinggi. Sebab, pihak pangkalan menjemput langsung kepada agen.

"Dalam aturan, pangkalan terima gas dipangkalan. Artinya gas diantarkan langsung oleh agen," sebut Ladani.

Baca: Diduga Ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal, yang Bikin Harga Gas 3 Kg di Merangin Mahal

Baca: Tapal Batas Jambi-Sumbar Masih Kabur, Hasil Turun Tim di Lapangan April Lalu, akan Dibahas di Pusat

Baca: Sopir Truk Pura-pura Jadi Dukun Demi Cabuli ABG, Begini Perlakuannya Pada Gadis Malang Itu!

Menurut dia, beberapa waktu lalu pihaknya telah turun kelapangan untuk melakukan sidak kebeberapa pangkalan. Dan, itu terbukti jika pihak pangkalan yang menjemput gas di agen.

Diakui Ladani, jika ada oknum agen dan pangkalan yang sengaja mendistribusikan gas kepada pengecer, hal itu diakui oleh pihak pengecer.

"Tapi, mereka tidak mau menyebut agen mana atau pangkalan mana yang menyuplai gas itu," tuturnya.

Baca: VIDEO: Gas di Merangin Mahal, Diduga ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal

Baca: Selain Luna Maya, Ariel NOAH Sempat Beri Tawaran Khusus untuk Bunga Citra Lestari Namun Ditolak

Baca: Jangan Sepelekan Jika Ponsel Tiba-tiba Terasa Panas, Bisa Jadi Sedang Diserang Virus Merusak File

Terkait dengan adanya dugaan agen menjual gas kepada pengecer, Ladani sangat menyayangkan hal itu. Sebab distribusi terakhir itu adalah pangkalan, bukan pengecer.

"Harusnya dari agen ke pangkalan, pangkalan distribusikan ke masyarakat, bukan ke pangkalan," bebernya.

Untuk permasalahan ini, pihaknya akan mengambil tindakan. Tim yang telah dibentuk oleh pemerintah daerah akan memanggil pihak agen, pangkalan, Hiswana migas, dan pihak Pertamina untuk membahas persoalan ini.

"Dalam waktu dekat kita akan panggil mereka," pungkasnya.

Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin (Muzakkir/Tribun Jambi)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved