Breaking News:

Keindahan Pantai Cemara Jambi Terhalang Permasalahan Akses Infrastruktur

Infrastruktur jalan menuju objek wisata Pantai Cemara, di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur membutuhkan perhatian.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi jalan ke objek wisata Pantai Cemara. 

Keindahan Pantai Cemara Jambi Terhalang Permasalahan Akses Infrastruktur

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Infrastruktur jalan menuju objek wisata Pantai Cemara, di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur membutuhkan perhatian, terutama akses jalan dan jembatan.

Pantai Cemara merupakan objek wisata yang memiliki panorama indah berada di pesisir timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur  yang patut dipromosikan di tingkat nasional. Namun saat ini kondisi infrastruktur dan akses pendukung butuh perhatian lebih lanjut.

Saat ini kondisi jalan menuju objek wisata Pantai Cemara terlihat sangat memprihatinkan. Selain badan jalan sangat kecil, kondisi sisi kanan dan kiri jalan dipenuhi semak belukar.

Terlebih saat diguyur hujan, kondisi jalan berubah menjadi lumpur hingga sulit untuk dilintasi, baik untuk kendaraan roda dua maupun pejalan kaki. Tidak jauh berbeda dengan kondisi sejumlah jembatan yang dilalui tampak lapuk dan membahayakan.

Baca: Putusan Gugatan Kenaikan Tarif PDAM, Hakim Putusakan Peraturan Walikota Jambi Melawan Hukum

Baca: 9 Jabatan Eselon II Merangin Segera Dilelang, Pejabat Luar Bisa Ikut Daftar

Baca: Perempuan Muda Digerebek Polisi Saat Lagi Sama Bandar Sabu dan Oknum Polisi, Lagi Pesta Narkoba?

Baca: Dimensia Kambuh, Ishak CJH Kota Jambi Tiba-tiba Tak Mau Naik Pesawat

Baca: VIDEO: Lagi, Kebakaran di Kota Jambi Hanguskan 12 Bedeng di Depan Pasar Hongkong

Selain infrastruktur, persoalan abrasi di Pantai Cemara tidak luput dari perhatian dan memprihatinkan.  Kini di tepi lokasi pantai tersebut tampak sejumlah pohon cemara bertumbangan dan lapuk, akibat dihantam angin laut dan abrasi.

“Pantai ini sebenarnya kalau dikelola bagus, karena tempatnya strategis. Memang belum ada sentuhan dari pemerintah setempat untuk menata. Tapi kalau ini dibersihkan kemudian akses jalan bisa masuk, Saya rasa banyak wisatawan yang berkunjung ke sini,” ujar seorang pengunjung.

Dikatakannya pula, Kalau untuk perjalanan menuju lokasi lebih dekat melalui Nipah Panjang namun meskipun dekat kondisi jalur cukup parah.  Mungkin kedepannya pemerintah bakal memberikan tanggapan serius. Karena di Kecamatan Sadu ini banyak tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi, memiliki panorama yang bagus.

Sementara itu dikatakan Kades Desa Sungai Cemara. Sawaluddin, saat dikonfirmasi mengatakan, potensi Pantai Cemara ini cukup banyak selain banyak potensi wisata, juga banyak ditemukan satwa langka seperti burung migrasi dari beberapa negara.

"Darimana kita tahu burung-burung tadi dari negara luar, karena setiap burung asing yang datang ada beberapa burung tersebut diberi tanda. Dan kode partisipasi antar negara peduli hewan," ujarnya.

Namun disayangkan, hingga saat ini untuk dapat menikmati keindahan Pantai Cemara tersebut membutuhkan pengorbanan. Mengingat memang akses infrastruktur dan sarana pendukung sangat memprihatinkan.

"Sangat kami butuhkan bagaimana proses percepatannya, sehingga akses untuk menuju Pantai Cemara itu bisa dirasakan enak dan layak,” pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved