Diduga Mengganggu Ketertiban Umum, TKA Asal Tiongkok Dideportasi Kanim Kuala Tungkal

Kantor Imigrasi Kuala Tungkal mendeportasi sorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang diduga telah mengganggu ketertiban umum.

Diduga Mengganggu Ketertiban Umum, TKA Asal Tiongkok Dideportasi Kanim Kuala Tungkal
IST
WNA atas nama CH dideportasi dari Indonesia akibat diduga mengganggu ketertiban hukum. 

Diduga Mengganggu Ketertiban Umum, TKA Asal Tiongkok Dideportasi Kanim Kuala Tungkal 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kantor Imigrasi Kuala Tungkal mendeportasi sorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang diduga telah melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban umum, sehingga dipulangkan ke negara asalnya.

Kepala Kanim Kelas II Kantor Imigrasi Kuala Tungkal, Agus Abdul Majid mengatakan, proses deportasi dilakukan dengan pengawalan pejabat imigrasi Kuala Tungkal. Proses deportasi dilakukan pada Rabu (24/7) lalu dari Bandara Soekarno Hatta langsung menuju Shenzhen Bao'a  Internasional Airport.

"Berangkat dari bandara jatuhnya Kamis 25 Juli sekitar pukul 00.20 WIB dari Jakarta," katanya Kamis (25/7).

Dijelaskannya, tindakan yang dilakukan pihak keimigrasian ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Di mana masyarakat merasa terganggu dengan perbuatan dan tingkah laku orang asing tersebut saat berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca: 9 Jabatan Eselon II Merangin Segera Dilelang, Pejabat Luar Bisa Ikut Daftar

Baca: Perempuan Muda Digerebek Polisi Saat Lagi Sama Bandar Sabu dan Oknum Polisi, Lagi Pesta Narkoba?

Baca: Perolehan Medali Sementara Kejurnas Dayung, Atlet Cano Tunggal Putri Jambi Raih Medali Emas

Baca: Tingkatkan Kemampuan PNS, Pemkab Tanjab Barat Uji Kompetensi Puluhan Pejabat Eselon III

Baca: VIDEO: Gas di Merangin Mahal, Diduga ada Oknum Agen dan Pangkalan Nakal

"Sebelum dilakukan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi, kami lakukan langkah pendalaman yang komprehensif terhadap laporan yang kami terima," katanya.

Langkah-langkah pendalaman yang diakukan antara lain, melakukan pemeriksaan intensif semua pihak, penyusunan berita acara, dan koordinasi dengan aparat terkait serta Ditjen Imigrasi pusat. 

Hingga akhirnya pihak imigrasi memiliki cukup bukti dalam memutuskan bahwa yang bersangkutan telah melakukan perbuatan yang melanggar ketertiban.

Agus juga menyebutkan, berdasarkan surat Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal, selain dilakukan pendeportasian juga diberikan tindakan administratif keimigrasian lainnya terhadap warga negara asing tersebut. 

Tindakan tersebut berupa pembatalan izin tinggal, penempatan yang bersangkutan pada Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kuala Tungkal, serta pengusulan dalam daftar Penangkalan Orang Asing. 

"Jadi WNA atas nama CH ini tidak bisa lagi masuk ke Indonesia," Agus menjelaskan.

Tindakan yang dilakukan pihak imigrasi ini, merupakan bentuk implementasi pasal 75  ayat (1) Undang-Undang  No.6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. 

Dimana dalam aturan tersebut disebutkan bahwa  pejabat imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia, yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.

Baca: VIRAL VIDEO Jendral TNI AD Bintang 1 Dituduh Curi HP Perwira Polri Berpangkat AKBP

Baca: Begini Reaksi Gregoria Mariska Tunjung Usai Takluk Dari Tai Tzu Ying, di Babak Kedua Japan Open 2019

Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming Japan Open 2019, Marcus/Kevin Menghadapi Takuro/Yugo

Baca: Download Lagu Nikah Sama Kamu Siti Badiah Feat RPH, Lengkap dengan Lirik & Kunci Gitarnya

Baca: Jonatan Christie Lolos ke Perempat Final Japan Open 2019 Usai Taklukan Wakil Hongkong

"Kantor Imigrasi Kuala Tungkal terbuka dan akan merespon cepat terhadap segala laporan masyarakat baik informasi pelanggaran keimigrasian ataupun pengaduan masyarakat, hal ini adalah sebagai bentuk dari pelayanan kami terhadap masyarakat," ucapnya. 

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved