Berita Jambi

Walikota Jambi Sy Fasha Buka Rapat Koordinasi Forum Komunikasi BLU dan BLUD se Provinsi Jambi

Saat ini Provinsi Jambi memiliki 25 Badan Layanan Usaha (BLU) dan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). BLU dan BLUD tersebut

Walikota Jambi Sy Fasha Buka Rapat Koordinasi Forum Komunikasi BLU dan BLUD se Provinsi Jambi
Tribunjambi/Rohmayana
BLU dan BLUD Belum Jalan Maksimal, Kepala Daerah Diminta Tidak Terlalu Ikut Campur 

*BLU dan BLUD Belum Jalan Maksimal, Kepala Daerah Diminta Tidak Terlalu Ikut Campur

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini Provinsi Jambi memiliki 25 Badan Layanan Usaha (BLU) dan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). BLU dan BLUD tersebut bergerak dibidang kesehatan dan pendidikan.

Dengan adanya BLU dan BLUD tersebut, tujuan utamanya yakni untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat baik dari bidang kesehatan maupun pendidikan.

Namun hal tersebut belum berjalan maksimal. Faktor penyebabnya, masih ada campur tangan owner atau kepala daerah dalam pengelolaan BLU dan BLUD tersebut.

Baca: Satyuku Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan 6665 Penggalang Ikuti Jambore Ranting ke IV Tahun 2019

Baca: Pemkot Jambi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Pasar Hongkong, Fasha Tinjau Lokasi Kebakaran

Baca: Mengaku Rindu, Spontan Vanessa Angel Malah Menangis Pecah Saat Lihat Unggahan Sang Ayah

Tiarta Sebayang, Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan (DJPB) Provinis Jambi mengatakan, pihaknya selaku kantor wilayah dirjen perbendaharaan yang mengolah BLU dan BLUD meresa harus ada persepsi yang sama untuk melihat persoalan yang ada.

Salah satu yang menjadi masalah dalam pengolahan BLU dan BLUD tersebut adanya campur tangan dari owner melalui badan pengawas.

"Ini mempengaruhi," katanya, Kamis (25/7/2019).

Baca: Pemkab Segera Ambil Sikap, Soal Agen dan Pangkalan Gas LPG Nakal di Kabupaten Merangin

Baca: Seorang Napi Koleksi 1300 Foto Syur Siswi SD Hingga SMA, Dari Rayu-rayu Hingga Minta Foto Pribadi

Baca: Tapal Batas Jambi-Sumbar Masih Kabur, Hasil Turun Tim di Lapangan April Lalu, akan Dibahas di Pusat

Persoalan lainnya sebut Tiarta, terkadang uang BLU dan BLUD sudah banyak menumpuk, namun dibiarkan saja numpuk di bank. Harusnya hal itu bisa didayagunakan.

"Bisa di depositokan 3 bulan, namun dengan penglelolaan managemen kas yang baik, jangan sampai saldo kas kurang," imbuhnya.

BLU dan BLUD sebut Tiarta, juga bisa memanfaatkan aset yang masih nganggur.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved