Berita Kriminal Jambi

Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman

Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman

Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman
net
Ilustrasi. Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman 

Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anisah, dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jambi, tujuh bulan kurungan, dalam perkara penggelapan.

Di persidangan yang dipimpin hakim ketua Sri Warni Wati, terdakwa Anisah, yang kepepet ingin mendapatkan uang, menggadaikan surat BPKB motor kakak iparnya. Karena perbuatannya itulah, terdakwa Anisah dituntut penjara selama 7 bulan.

Baca: Sosok Atlit Dayung Jambi, yang Dapat Emas di Kejurnas Dayung Antar PPLP

Baca: Pablo Benua Terjerat 2 Kasus Ikan Asin & Penggelapan, Pesan Khusus Hotman Paris untuk Pengacara Muda

Baca: Mengaku Rindu, Spontan Vanessa Angel Malah Menangis Pecah Saat Lihat Unggahan Sang Ayah

"Terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam pasal 372 KUHP. Memohon pada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana penjara selama 7 bulan dikurangi selama terdakwa ditahan," kata JPU Floramida Sitorus.

Floramida mengatakan tuntutan ini mempertimbangkan hal yang meringankan bahwa terdakwa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu juga kondisi terdakwa yang sedang dalam kondisi hamil.

Baca: Seorang Napi Koleksi 1300 Foto Syur Siswi SD Hingga SMA, Dari Rayu-rayu Hingga Minta Foto Pribadi

Baca: 2 Begal di Sarolangun Diringkus Polisi, 1 Diantaranya Terpaksa di Dor, Karena Melawan Petugas

Baca: Selain Luna Maya, Ariel NOAH Sempat Beri Tawaran Khusus untuk Bunga Citra Lestari Namun Ditolak

Sebelumnya diketahui perkara tersebut bermula pada September 2015 Anisah buru-buru masuk ke rumah Tati untuk meminjam BPKB motor Tati yang merupakan kakak iparnya.

Dia mengaku sedang sangat butuh uang dan ingin izin menggadaikan BPKB motor kakak iparnya.

Pada Juni 2016 saksi Tati bersama suaminya bernama Jimmy, berada di Pasar Baru Talang Banjar saat mengendarai motor diadang oleh beberapa orang yang mengaku dari leasing kredit plus.

Mereka mengatakan akan menarik sepeda motor yang mereka gunakan karena menurut mereka Tati punya tunggakan hutang di credit plus Jambi.

Lalu Tati membantah dan menerangkan bahwa BPKB kendaraan mereka digadaikan oleh leasing kredit plus oleh Anisah.

Karena perbuatan Anisah, Tati mengalami kerugian sebesar 10 juta rupiah yang mencakup BPKB dan sepeda motor berwarna merah.

Anisah dijerat pasal 372 KUHP.

“Sidang ditunda sampai Kamis tanggal 1 Agustus depan," ungkap Sri Warni Wati, Ketua majelis hakim.

Anisah Dituntut 7 Bulan Penjara, Gadaikan BPKB Kakak Ipar, dan Menunggak Bayar Pinjaman (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved