Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak

Kabupaten yang kini dipimpin Romi Hariyanto dan Robby Nahliansyah, dinobatkan sebagai salah satu kabupaten layak anak untuk kategori pratama.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak
IST
Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak. 

Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki usia dua puluh tahun pada Oktober nanti, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapat kado istimewa. Kabupaten yang kini dipimpin Romi Hariyanto dan Robby Nahliansyah, dinobatkan sebagai salah satu kabupaten layak anak untuk kategori pratama.

Kabupaten Tanjabtim dinilai sebagai kabupaten yang pemerintahnya terbukti komit pada perlindungan dan pemenuhan hak anak. Komitmen kepedulian itu dibuktikan dalam bentuk program kegiatan pada sejumlah OPD yang mengakomodir kepentingan anak secara serius.

“Semua berperan, baik lintas sektoral, partisipasi masyarakat, andil dunia usaha, maupun DPRD sebagai mitra pemerintah,”jelas Sekda, Sapril, usai menerima piagam dan tropi KLA Pratama, Selasa malam (23/7), di Ballroom Four Point hotel Makassar. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof DR Yohana Susana Yembise, DIP, APLING, MA. 

Baca: BREAKING NEWS: Atlet Dayung Jambi Pingsan di Lintasan Nyaris Tenggelam di Kejurnas Dayung Pelajar

Baca: 163 Atlet Dayung se Indonesia Bertarung Jadi Juara di Danau Sipin, Kota Jambi

Baca: Cerita Kebakaran di Tanjab Timur, Jalan dan Lorong Dikepung Api Warga Susah Selamatkan Diri

Baca: Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo Tembus Rp 42 Miliar

 

Baca: VIDEO: Detik-detik Mayat Nelayan Tanjab Timur Ditemukan Mengapung di Laut, Tiga Hari Hilang

Bupati Romi Hariyanto mengaku bangga sekaligus merasa tertantang untuk mengejar KLA Mutlak. Karena itu, lebih lanjut dikatakan Romi, dirinya akan perintahkan segera agar kategori Pratama yang diraih segera ditingkatkan menjadi Madya, Anindya, Utama bahkan KLA Mutlak.

“Prestasi itu pemicu saja, prinsipnya, apapun yang kita lakukan ke depan harus menyertakan orientasi kepentingan anak. Bahkan saya juga secara khusus sudah mengarahkan agar apapun yang kita bangun harus mengakomodir kepentingan saudara-saudara penyandang disabilitas,” jelas Romi.

Untuk peningkatan kategori dari pratama ke Madya,  Nindya, Utama dan KLA mutlak, memang diperlukan peran aktif OPD terkait. Peran aktif itu harus dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah (RAD). Misalnya bagaimana Dinas Pendidikan segera memastikan terselenggaranya sekolah ramah anak, mulai TK hingga SMA. Lalu Dinas Kesehatan bertugas memastikan bahwa Puskesmas di semua kecamatan juga ramah anak.

“Begitu pula taman maupun fasilitas umum lainnya. Di setiap sekolah dihadirkan zona selamat sekolah, bahkan tempat ibadah pun harus ramah anak,” lanjut Romi.

Sementara itu Sekda Tanjab Timur, Sapril yang saat ini masih berada di Makassar, sepulangnya ke Tanjabtim akan memastikan bahwa setiap desa, kelurahan dan kecamatan akan berupaya secara sistematis menjadi wilayah yang layak anak.  

“Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan segera untuk menindaklanjuti perintah Pak Bupati agar Tanjabtim layak anak sekaligus ramah disabilitas. Kita akan mulai dari hal - hal nyata yang dalam waktu kedepan ini berjalan. Tinggal sinkronisasi,” pungkasnya.
 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved