Cerita Kebakaran di Tanjab Timur, Jalan dan Lorong Dikepung Api Warga Susah Selamatkan Diri

Kebakaran yang terjadi Tanjab Timur meludeskan sedikitnya 19 rumah warga di mana empat di ataranya terpaksa dirobohkan.

Cerita Kebakaran di Tanjab Timur, Jalan dan Lorong Dikepung Api Warga Susah Selamatkan Diri
Tribunjambi/Abdullah Usman
Bupati Romi meninjau lokasi kebakaran di Tanjab Timur. 

Cerita Kebakaran di Tanjab Timur, Jalan dan Lorong Dikepung Api Warga Susah Selamatkan Diri

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Warga sebut kejadian kebakaran di Nipah Panjang sangat cepat, beberapa harta berharga harus direlakan habis terpanggang.

Pasca kebakaran yang meludeskan sedikitnya 19 rumah warga di mana empat di ataranya terpaksa dirobohkan tersebut, memiliki kesan tersendiri diingatan masyarakat.

Terlebih pada saat kobaran dan jilatan api sedang ganas-ganasnya, selain kepanikan, cemas dan bingung membuat sebagian harta berharga milik warga luput dari penyelamatan.

Dikatakan Inka (45) warga sekitar saat kejadian kondisi akses jalan terputus akibat kobaran api terlalu membesar dan membakar bangunan di sisi kanan dan kiri lorong. Dengan keadaan tersebut sulit bagi warga untuk dapat bergerak dan menyelamatkan barang berharga lainnya.

"Jalan lorong tu sudah dikepung api kanan kiri, jangankan mau bawa barang keluar menyelamatkan diri pun sudah payah. Ditambah rasa panik," ujarnya.

Baca: 15 Rumah di Nipah Panjang Jambi Habis Terbakar, Api Diduga dari Bangsal Ikan Nelayan

Baca: Api Cepat Membesar, Enam Rumah Kayu di Pasar Pengabuan Tanjab Barat Habis Terbakar

Baca: Alat Berat Masuk Siau, Bupati Merangin akan Panggil Camat dan Kades

Baca: Tiga Hari Menghilang, Nelayan Kuala Simbur Ditemukan Tewas Mengapung

Baca: VIDEO: Detik-detik Wahana Kora-kora di Pasar Malam Pekalongan Jatuh, 1 Remaja Tewas

Dikatakannya pula, mengingat lorong yang terkepung api tersebut juga dijadikan tempat parkir kendaraan warga sehingga banyak motor di jalan tersebut saat kejadian.

"Bagi yang masih bisa diselamatkan selamatlah, kalo yang udah terjebak di tengah hanguslah sudah ado 3 apo 4 motor yang hangus. Lainnya terpaksa diceburkan ke sungai," tambahnya.

Selain sepeda motor masih banyak barang berharga lainnya yang berada di dalam rumah yang tidak mampu terselamatkan, karena sempit dan sedikitnya akses jalan.

"Bukan harto di dalam rumah bae, pompong yang disekitar kejadian pun terbakar. Karno aek surut kapal tu kandas," ujarnya.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, terlihat belasan rumah warga yang terbakar tersebut hanya menyisakan tiang tiang pondasi yang telah menjadi arang. Dan terlihat beberapa warga (pemilik rumah) sedang mengais sisa barang berharga yang mungkin masih dapat ditemukan.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved