Untuk Menggakomodasi Aspirasi Amien Rais Minta 45% Kursi Pemerintah Jokowi Diberikan ke Kubu Prabowo

Dengan demikian, jika sebanyak 45 persen kursi di pemerintahan diberikan kepada kubu Prabowo, maka dukungan terhadap pemerintah menjadi 100 persen.

Untuk Menggakomodasi Aspirasi Amien Rais Minta 45% Kursi Pemerintah Jokowi Diberikan ke Kubu Prabowo
(Instagram/amienraisofficial)
Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, dan Prabowo Subianto. 

Beralasan Menggakomodasi Aspirasi, Amien Rais Minta 45% Kursi Pemerintahan Jokowi Diberikan ke Kubu Prabowo

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ingin agar aspirasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 diakomodasi oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal itu dijelaskan oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo terkait pernyataan Amien Rais terkait rekonsiliasi dengan pembagian kursi 55:45.

"(Pernyataan Amien Rais) mengakomodasi aspirasi dan perjuangan para pendukung Prabowo, termasuk tentunya jemaah 212," ujar Dradjad saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/7/2019).

Dradjad menjelaskan, usul pembagian kursi dalam pemerintahan sebesar 55:45 mengacu pada persentase perolehan suara pilpres yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca: Download Lagu MP3 Nella Kharisma Full Album, Kumpulan Dangdut Koplo Nella Kharisma Beserta Video

Baca: Nunung Pakai Narkoba 20 Tahun Lalu, Masuk Rehab, Aktif Pakai Lagi 5 Bulan Lalu, Bersyukur Ditangkap

Baca: Akibat Mabuk Berat? Hampir Pacaran dengan Ifan Seventeen, Juliana Moechtar Kecelakaan di Jalan Tol

Dengan demikian, jika sebanyak 45 persen kursi di pemerintahan diberikan kepada kubu Prabowo, maka dukungan terhadap pemerintah menjadi 100 persen.

"Artinya, nanti 55 ditambah 45 sama dengan 100 persen, itu bersama-sama membantu pak Jokowi dan pak Ma’ruf sebagai Presiden dan Wapres," kata Dradjad.

Sementara itu, lanjut Dradjad, platform perjuangan atau aspirasi PA 212 telah masuk ke dalam visi misi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait Pilpres 2019.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (TRIBUN/DANY PERMANA)

Dradjad tidak menjelaskan secara spesifik mengenai aspirasi PA 212 yang ia maksud.

Namun seperti diketahui, pada September 2018 lalu, Prabowo menandatangani 17 poin pakta integritas hasil ijtima ulama dan tokoh nasional II.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved