Berita Tanjab Barat

Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal

Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal

Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal 

Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di tiga titik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, belum lama ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, ketiga titik itu diantaranya dua titik lokasi berada di Kecamatan Betara dan satu lokasi lagi berada di Kecamatan Bram Itam.

Baca: Karhutla di Sarolangun Jambi, 5 Ha Lahan di Empat Kecamatan Terbakar, Satgas 6 Jam Padamkan Api

Baca: 444 Calon Jamah Haji KLoter 21 Provinsi Jambi, Besok Masuk Asrama Haji

Baca: VIRAL - Iklan Wanita Sebut Rela Digilir Seharga Rp 1,05 Juta Demi Lunasi Utang. Ini Penjelasannya

Dijelaskan Kosasih, Kalaksana BPBD Tanjab Barat mengatakan bedasarkan hasil pantauannya dilapangan titik api yang membakar lahan ada tiga lokasi, yakni dua berada di kecamatan Betara tempatnya di Desa Muntialo dan Desa Pinang Merah sedangkan satu lokasi lagi di Desa Jati Emas, Kecamatan Bram Itam.

Lanjut kosasi untuk di desa jati emas itu yang tebakar berupa lahan kebun kelapa bukan lahan sawit, dan dipekirankan sekitar 0,3 hektar yang tebakar.

"Yang tebakar diwilayah Kecamatan Betara itu merupakan lahan sawit dan semak sekitar 4,5 hektare dan di desa pinang merah yang tebakar sekitar 0,5 hektar dan di Desa Jati Emas itu kurang lebih sekitar 0.3 hektar merupakan kebun kelapa," terangnya.

Kebakaran hutan dan lahan di Tanjab Barat
Kebakaran hutan dan lahan di Tanjab Barat (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

Disinggung sejauh mana tindakan yang dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran lahan lagi, ungkap kosasi pihaknya telah stand by kan petugas dilapagan untuk piket dilapangan yang kita bagi dua regu.

"Natinya petugas piket lapangan ini bergantian untuk menitor disejumlah titik lokasi yang rawan terjadinya kebakaran lahan," jelasnya.

Selain itu untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan pihaknya juga menggaku telah kordinasi dan kerjasama kepada pihak perusahaan.

Baca: Digugat Rp100 Miliar, Baim Wong Minta Astrid Beberkan Chat Lengkap, Ini Kasus yang Jerat Suami Paula

Baca: Keunikan Pohon 1000 Kaki, Berusia Ratusan Tahun di Sarolangun, Jambi, Ada 3 Kolam Air Panas Alami

Baca: Sempat Simpang Siur, Segini Jumlah Rumah yang Terbakar di Nipah Panjang, Dan, Rumah yang Dirobohkan

Baca: Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu akan Bentuk Posko Krisis Centre

Diantaranya untuk menutup kanal-kanal perusahaan agar apabila terjadi kebakaran lahan air kanal bisa dimanfaatkan untuk membantu menjinakan api.

Disentil gimana upaya penanganan asal usul api hingga terjadinya kebakaran lahan sudah diketahui belum siapa pelakunya.

"Terkait hal itu bukan kewengan kita, itu kewengan tim Gakumdu. Kewengan kita hanya memadamkan dan medinginkan kebakaran," tegasnya.

Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved