Info DPRD Kota Jambi

Komisi III Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Warga Seberang yang Terdampak Proyek Pelebaran Jalan

Menyusul banyaknya protes dari warga yang terkena dampak pembangunan jalan Seberang, Komisi III DPRD Kota Jambi,

Komisi III Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Warga Seberang yang Terdampak Proyek Pelebaran Jalan
Tribunjambi/Rohmayana
Terdampak Pelebaran Jalan, Warga Seberang Minta Ganti Rugi yang Adil ke Pemkot Jambi 

*Warga Seberang Minta Ganti Rugi yang Adil ke Pemkot Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menyusul banyaknya protes dari warga yang terkena dampak pembangunan jalan Seberang, Komisi III DPRD Kota Jambi, menggelar rapat dengar pendapat, yang dihadiri masyarakat Seberang, Dinas PUPR, camat dan lurah.

Rapat tersebut digelar di ruang Rapat A, DPRD kota Jambi Selasa (23/7/2019).

Pada rapat tersebut warga menuntut agar proses ganti rugi dilakukan secara adil, sehingga tidak ada warga yang dirugikan.

Abdul, Warga Tanjung Johor, mengatakan bahwa tanamannya yang berada di depan rumah sudah digusur. Namun tidak ada ganti rugi. Selain itu juga saat ini proses pembangunan Tengah berjalan dan banyak debu.

Baca: Sediakan Tempat, Pemilik Gudang BBM Olahan Divonis Hakim 13 Bulan Penjara

Baca: Terjadi Kebakaran Lahan di Tiga Titik di Kabupaten Tanjabbar, BPBD Minta Perusahaan tak Tutup Kanal

Baca: 444 Calon Jamah Haji KLoter 21 Provinsi Jambi, Besok Masuk Asrama Haji

"Warga kami banyak yang batuk karena Debu. Jadi kami minta ini disiram minimal 2 kali dalam sehari," katanya.

M Yusup, Warga RT 01, Kelurahan Jelmu, minta kepastian terkait pelebaran jalan tersebut. Pasalnya informasi yang ia dapatkan masih simpang siur, dimana awalnya akan dilebarkan 4,5 meter namun beberapa hari kemudian dikatakan 5 meter.

"Ini harus pasti dulu. Karena rumah kami merupakan rumah tua. Ibarat kata jika terkena pelebaran ini kalau kata orang Jambi itu serambi dalam dan serambi luar habis," ujarnya.

Yusup mengatakan ganti rugi yang diberikan oleh pemerintah sangat tidak layak.

Baca: APBD-P Mulai Dibahas, Pemkot Baru Mengusulkan Perubahan Rp 121 Miliar

Baca: Digugat Rp100 Miliar, Baim Wong Minta Astrid Beberkan Chat Lengkap, Ini Kasus yang Jerat Suami Paula

Baca: Dewan Singgung RSUD H Hanafie Muara Bungo, yang Turun Kelas, di Paripurna

"Pemerintah ini seperti main-main karena awalnya akan di ganti rugi Rp16 juta. Namun setelah kami komplain naik jadi Rp 50 juta. Namun belakangan tinggal Rp20 juta. Kami sebenarnya masyarakat mendukung asalkan ganti ruginya layak," katanya.

Halaman
123
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved