Politik Cawagub, Dewan Minta Fachrori Bangun Komunikasi dengan Parpol Pengusung

Proses pemilihan Wakil Gubernur Jambi terus bergulir pasca tidak adanya dua nama Cawagub yang disampaikan ke Pansel hingga waktu berakhir.

Politik Cawagub, Dewan Minta Fachrori Bangun Komunikasi dengan Parpol Pengusung
Tribunjambi/Zulkifli
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston melakukan jumpa pers terkait Cawagub Jambi. 

Politik Cawagub, Dewan Minta Fachrori Bangun Komunikasi dengan Parpol Pengusung

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proses pemilihan Wakil Gubernur Jambi terus bergulir pasca tidak adanya dua nama Cawagub yang disampaikan ke Pansel hingga masa pendaftaran berakhir pada 16 Juli lalu.

Hasil rapat Pansel menyikapi permohonan perpanjangan waktu pengiriman nama oleh Parpol pengusung, diamini Pansel dan Pimpinam DPRD Provinsi Jambi.

Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston dalam konfersi persnya menyampaikan proses pemilihan wakil Gubernur di sisa masa jabatan akan menunggu usulan Gubernur Jambi untuk menyampaikan dua nama Cawagub.

Dijelaskan Cornelis diambilnya opsi ini setelah mempertimbangkan berbagi hal diantaranya, bertolak dari kondisi sebelumnya, Parpol pengusung menentukan sendiri kecukupan waktu untuk mengambil kesepakatan dan menilai integritas dan kelayakan calon yang diusulkan.

Baca: Setujui Saran Pansel, Dewan Lempar Bola Panas ke Gubernur Jambi

Baca: Rumah dan Gudang Ikan Nelayan di Nipah Panjang Habis Terbakar, Damkar Kesulitan Padamkan Api

Baca: Banyak Masalah di Dusun, Kejari Bungo Bakal Gandeng PMD dan Inspektorat Lakukan Penyuluhan Hukum

Baca: Marak Kasus Rio di Bungo, Kajari: Sebagian Besar karena Sentimen

Baca: VIDEO: Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Wajah Pelaku Terekam Jelas

Kedua, Gubernur dapat memberikan pertimbangan nama calon kepada Parpol pengusung. Dengan demikian, dua calon yang diusulkan ke DPRD telah dibahas dan dipertimbangkan oleh Parpol pengusung dan Gubernur.

Ketiga, perpanjangan jangka waktu hingga berakhirnya masa bakhti DPRD Periode 2014-2019, mencegah terjadinya perpanjangan jangka waktu terulang yang dapat menimbulakan beragam persepsi di tengah masyarakat hingga syak wasangka (dugaan) terhadap DPRD khususnya Panitia Pemilihan.

Keempat, perpanjangan jangka waktu model ini tidak memerlukan penyesuaian berulang terhadap seluruh agenda dan kegiatan DPRD lainya yang telah dijadwalkan. Apabila selama masa bhakti DPRD periode 2014-2019 ada usulan calon dari Gubernur yang masuk ke DPRD, barulah dibahas kembali jadwal dan tahapan selanjutnya secara lebih cermat.

Kelima, perpanjangan jangka waktu model ini telah pernah diterapkan dalam praktik yaitu pemilihan wakil Bupati Indramayu setelah dilakukan dua kali perpanjangan waktu.

Kemudian yang terakhir, opsi ini tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan dilemparnya, bola panas ini ke Gubernur, Cornelis berharap Gubernur Jambi Fachrori Umar membangun komunikasi dengan Parpol pengusung.

"Sekarang bola panas kita serahkan ke Gubernur, silahkan berkomunikasi dengan Parpol pengusung. Gubernur dapat memberikan pertimbangan kepada Parpol terkait nama calon yang akan dikirim ke DPRD," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved