Alat Berat PETI Masuk Siau, Deadline Bupati Merangin Lewat, Tambang Emas Ilegal Menjadi-jadi

Menurut warga, beberapa hari lalu memantau ada beberapa alat berat yang baru masuk di wilayah Siau.

Alat Berat PETI Masuk Siau, Deadline Bupati Merangin Lewat, Tambang Emas Ilegal Menjadi-jadi
Istimewa
Terpantau warga, dua alat berat masuk ke lokasi PETI di kawasan Siau, Kabupaten Merangin, Jambi. 

Alat Berat PETI Masuk Siau, Deadline Bupati Merangin Lewat, Tambang Emas Ilegal Menjadi-jadi

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Meski deadline dari Bupati Merangin untuk mengeluarkan alat berat penambangan emas tanpa izin (PETI) dari Kabupaten Merangin, Jambi, telah habis, namun aktivitas penambangan ilegal masih berlangsung.

Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, aktivitas PETI malah semakin menjadi-jadi.

Menurut warga, beberapa hari lalu memantau ada beberapa alat berat yang baru masuk di wilayah Siau.

Kepada Tribunjambi.com, warga Siau itu menyebut kegiatan yang dilakukan cukong PETI itu sudah keterlaluan.

Mereka tidak lagi menghiraukan imbauan Bupati Merangin Al Haris supaya mengeluarkan alat dan berhenti melakukan aktivitas penambangan ilegal.

Baca Juga

 Istri 1 dan Istri 2 Bersamaan Jemput Suami di Kantor, Perkelahian Terjadi di Lokasi saat Ramai Orang

 Suami Nunung Srimulat Tidur Hadap Tembok Setelah Tahu Istri Pakai Sabu, Ini yang Terjadi di Kasur

 Majikan saya sangat kejam Kisah TKW Turini setelah 21 Tahun Baru Bisa Dipulangkan dari Arab

 Postingan Ketus Natasha Wilona Diunggah Bersamaan Kevin Sanjaya Juara, Sindiran Halus?

"Ini sudah meremehkan bupati. Bupati minta keluar, malah mereka sengaja memasukkan alat," kata HS warga Siau, Selasa (23/7/2019) pagi.

Laporan yang dia terima, saat ini setidaknya ada lebih kurang empat alat jenis ekskavator yang baru masuk, dan itu terpantau di Desa Rantau Panjang Siau.

"Lokasi penambangan disungai Arai," imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved