44 Desa di Kota Sungai Penuh Gelar Pilkades Serentak

Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menetapkan jadwal dari pelaksanaan Pilkades serentak bagi 44 desa pada 20 Oktober 2019.

44 Desa di Kota Sungai Penuh Gelar Pilkades Serentak
tribunnews.com
ilustrasi 

44 Desa di Kota Sungai Penuh Gelar Pilkades Serentak 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menetapkan jadwal dari pelaksanaan Pilkades serentak bagi 44 desa dalam Kota Sungai Penuh, yakni pada 20 Oktober 2019.

Namun untuk tahapan Pilkades serentak sendiri akan dimulai sejak 20 Juli 2019. Diawali dengan pembentukan panitia, selanjutnya panitia akan dilantik BPD.

Panitia tersebutlah yang akan mempersiapkan tahapan pilkades mulai dari administratif, pendaftaran cakades hingga proses akhirnya nanti.

"Pilkades serentak akan diikuti 44 desa dalam Kota Sungai Penuh," ungkap Kabid Pemdes Sungai Penuh, Zaini, Selasa (23/7).

Pada pilkades serentak tahun ini lanjutnya, masyarakat yang ingin masuk bursa pencalonan kades harus memiliki minimal ijazah SMP, dengan umur terendah 22 tahun. Kabar baiknya cakades tidak harus berdomisili di desa tersebut.

Baca: Siswi SMP Diperkosa Pacar di Kebun Teh Kerinci, Celana Dalam Diambil Lalu Difoto Pas Lagi Bugil

Baca: Di Tengah Kebakaran Hebat, Nia Mendadak Kontraksi Terpaksa Melahirkan di Atas Perahu Dibantu Dukun

Baca: 4 Desa di Kerinci Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terendam Air Setinggi Paha

Baca: 15 Rumah di Nipah Panjang Jambi Habis Terbakar, Api Diduga dari Bangsal Ikan Nelayan

Baca: 24 Jam Edi Dikabarkan Hilang Tenggelam, Basarnas dan Polairud Menyebar Lakukan Pencarian

"Berdasarkan keputusan MK tahun 2017 yang ditindaklanjuti dengan Perda nomor 5 tahun 2019, asal WNI boleh nyades dimanapun desa," sebutnya.

Dia juga mengingatkan, selama proses pencalonan tidak diperbolehkan pemungutan biaya kepada cakades. Sebab biaya ditanggung dengan APBD dan APBDes Desa yang akan pilkades.

"Setiap satu desa minimal dua calon maksimal lima calon, tidak boleh melawan kotak kosong. Jika lebih lima calon maka akan ditindaklanjuti. Panitia harus menilai cakades berdasarkan pengalaman kerja dipemerintah, pendidikan calon serta tingkat usia calon," jelasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved