Dugaan Penggelapan Rp 13,3 Miliar PT JII Sulit Diungkap, Zulkifli Nurdin Saksi Kunci Telah Wafat

Mangkatnya Zulkifli Nurdin ternyata menjadi kendala utama dalam pengusutan kasus dugaan korupsi PT JII, BUMD milik pemerintah Provinsi Jambi.

Dugaan Penggelapan Rp 13,3 Miliar PT JII Sulit Diungkap, Zulkifli Nurdin Saksi Kunci Telah Wafat
Tribunjambi/Jaka HB
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jambi Aksyam mengatakan, kasus dugaan korupsi PT JII sulit dilanjutkan, karena Zulkifli Nurdin saksi utama telah wafat. 

Dugaan Penggelapan Rp 13,3 Miliar PT JII Sulit Diungkap, Zulkifli Nurdin Saksi Kunci Telah Wafat

TRIBUJAMBI.COM, JAMBI- Zulkifli Nurdin wafat November 2018. Mangkatnya Zulkifli Nurdin ternyata menjadi kendala utama dalam pengusutan kasus dugaan korupsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jambi Indoguna Internasional atau JII. Sebab Zulkifli Nurdin merupakan saksi kunci.

Aksyam selaku Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jambi Aksyam mengatakan, kasus tersebut saat ini sulit untuk dilanjutkan, karena saksi utama yang mengetahui jalannya perusahaan tersebut telah tiada. 

"Saksi utama sudah meninggal dunia," ujarnya singkat, Minggu (21/7/2019).

Baca: Puluhan Barang Bukti Kejahatan di Sarolangun Dimusnahkan, dari Narkoba, Parang hingga Pistol

Baca: Belasan Hotspot Muncul di Merangin, BPBD Imbau Warga tak Bakar Lahan

Baca: Hotel Bintang Lima di Jambi Catat TPK Tertinggi

Baca: VIDEO: Daftar 41 Anggota SMB Jadi Tersangka, Modus Muslim Rayu Warga Agar Bergabung SMB

Diketahui PT JII Perusahan milik Pemprov Jambi ini akhirnya diambil alih kepemilikan dan manajemennya oleh Pemprov Jambi. Ini dilakukan karena perusahaan BUMD tersebut setiap tahun terus merugi.

Dalam pengusutan kasus ini, sejumlah pihak  telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Kasus itu pertama kali mencuat sejak dipanggilnya Direksi dan Komisaris perusahan itu untuk dimintai keterangan pada September 2017 lalu.

Pemeriksaan yang dilakukan Kejati Jambi yakni mengenai dugaan penggelapan dana investasi senilai Rp 13,3 miliar yang menyeret PT Jambi Indoguna Internasional (JII). 

Selain Kejati Jambi, DPRD Provinsi Jambi sempat memberikan reaksi keras terhadap kinerja PT JII itu, dewan juga mempertanyakan kemana uang yang diberikan dari pemerintah provinsi Jambi setiap tahunnya. 

Dalam kasus ini Kejati Jambi telah memeriksa lebih kurang sebelas orang saksi dari PT JII maupun dari Pemprov Jambi yakni dari komisaris, direktur dan para mantan komisaris yang ada di PT JII.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved