Beri Sinyal Ingin Gabung Parpol Pendukung Ramai-ramai Tolak Gerindra Gabung Koalisi Pendukung Jokowi

Beberapa elite partai pendukung Jokowi menolak wacana bergabungnya Partai Gerindra dkk selaku parpol pengusung capres-cawapres kompetitor, Prabowo

Beri Sinyal Ingin Gabung Parpol Pendukung Ramai-ramai Tolak Gerindra Gabung Koalisi Pendukung Jokowi
(Istimewa.)
Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). 

Beri Sinyal Ingin Gabung, Parpol Pendukung Ramai-ramai Tolak Gerindra Gabung Koalisi Peendukung Jokowi

TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa hari terakhir, Partai Gerindra beri sinyal gabung pemerintah, namun langsung menuai reaksi dari partai pendukung Jokowi, diantaranya PDI Perjuangan, PKB, dan Golkar.

Beberapa elite partai pendukung Jokowi menolak wacana bergabungnya Partai Gerindra dkk selaku parpol pengusung capres-cawapres kompetitor, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Gerindra CS tidak perlu diberi akomodasi apapun karena sejak awal telah mengambil posisi sebagai kompetitor.

Baca: Irish Bella Ngidam Hal-hal Aneh, Ammar Zoni Akhirnya Ketularan Minum Susu Hamil, Nurut Saja

Baca: Nia April Beberkan Foto Pernikahan dengan Pablo Benua, Ada Bukti Kuat Keduanya Belum Bercerai

Baca: Siswa Siswi SMA di Blitar Keluar Masuk Indekos Ini, Polisi Kaget Lihat Posisi Anak di Ruang Sekat

Hal tersebut disampaikan plitisi senior PDI Perjuangan Effendi Simbolon dalam diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol" di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Effendi dengan tegas meminta Partai Gerindra tetap di luar pemerintahan atau bertindak sebagai oposisi.

Sebab, sedari awal atau setahun terakhir, Gerindra sudah mengambil posisi sebagai kompetitor dalam Pilpres 2019.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo
Pertemuan Jokowi dan Prabowo (Instagram @sekretariat.kabinet)

"Ya iyalah, biar di sana (Gerindra oposisi). Wong berbeda kok. Satu tahun lebih kita berbeda, dalam tanda petik, kita berseberangan," ucap Effendi.

Ia menyarankan koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk tidak memanjakan Gerindra dengan akomodasi dalam bentuk apapun.

"Saya kira cukup. Kami bukan musuh, bukan perang, (ini) hanya kontestasi lima tahunan semata, jadi tak perlu dimanjakan juga," ungkap dia.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved