Berita Kriminal Jambi

Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Disdik Provinsi Jambi, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Saksi

Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Disdik Provinsi Jambi, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Saksi

Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Disdik Provinsi Jambi, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Saksi
Tribunjambi/Jaka HB
Pres rilies Kejaksaan Tinggi Jambi 

Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Disdik Provinsi Jambi, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Saksi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

Hal ini dibenarkan Andi Nurwinah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Minggu (21/7/2019).

"Minggu depan sudah ada pergerakan untuk pemeriksaan lagi," sebut Andi Nurwinah.

Nurwinah mengatakan, penyidik masih melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan untuk mencari alat bukti.

Baca: 9 Orang Mangkir, Kejati Jambi akan Panggil Saksi Dugaan Korupsi Beasiswa Disdik 2014

Baca: Kejaksaan Tinggi Jambi Dalami Kasus Korupsi Beasiswa Dinas Pendidikan 2014

Baca: Dugaan Korupsi Pembangunan Auditorium UIN STS Jambi, Ini Kata Kajati Jambi, Andi Nurwinah

"Banyak saksi yang harus diperiksa. Itu memerlukan waktu. Untuk meminta keterangan dari pihak yang mengetahui," bilang Andi Nurwinah.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Jambi sudah memeriksa 21 orang saksi. Andi Nurwinah memastikan kalau penyidik masih akan memeriksa saksi-saksi lainnya.

Pasca memeriksa 21 saksi terkait kasus dugaan korupsi Bansos beasiswa Provinsi Jambi itu, Kejati Jambi masih akan memeriksa saksi lainnya pekan depan.

Baca: Ratusan Bidang Tanah Milik Pemkab Tanjung Jabung Barat, Belum Bersertifikat

Baca: TERBARU, Polisi Ungkap Nunung Sudah Gunakan Sabu-sabu Labih dari 20 Tahun

Baca: Terjebak Macet, Pengendara Motor Malah Ditabrak Truk dari Belakang Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Andi Nurwinah, di Kejaksaan Tinggi Jambi Minggu (21/7/2019).

Sebelumnya, pemeriksaan dilakukan selama lima hari berturut-turut. Nama-nama yang diperiksa adalah SYA, AF, AR, TN,EM, BD, AM, DM, MPJU, YR, HM, AM, RD, LR, MR, HI, SA, SSJ, HT, HA dan KR .

Seperti diketahui, dari hasil pengumpulan data oleh kejaksaan, program beasiswa itu menggunakan dana Bansos Biro Keuangan Pemprov dengan nilai total mencapai Rp 30 miliar yang diterima oleh sekitar 9 ribu mahasiswa, mulai dari S1, S2 dan S3.

Selain itu, dari 9 ribu orang penerima beasiswa ternyata mayoritas adalah mahasiwa yang berasal dari Universitas Terbuka (UT). Sehingga ini juga menimbulkan pertanyaan bagi kejaksaan.

Tidak hanya itu, tim kejaksaan juga menemukan adanya kejanggalan lainnya. Antara lain, penerima mahasiwa dari Bansos itu tidak mengajukan permohonan, sebagian penerima bahkan ada yang sudah tidak kuliah lagi.

Dugaan Korupsi Bansos Beasiswa di Disdik Provinsi Jambi, Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Saksi (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved