Kecewa Tak Direhab, Mustar Nekat Bakar Rumah Orangtuanya Usai Konsumsi Sabu

Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah dan satu sanggar batik di kawasan Rt 23, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin.

Kecewa Tak Direhab, Mustar Nekat Bakar Rumah Orangtuanya Usai Konsumsi Sabu
IST
Dua unit rumah dan satu sanggar batik dikawasan Rt 23, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin ludes terbakar tanpa sisa. 

Kecewa Tak Direhab, Mustar Nekat Bakar Rumah Orangtuanya Usai Konsumsi Sabu

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah dan satu sanggar batik di kawasan Rt 23, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin.

Kebakaran ini bermula dari cekcok dalam keluarga, Mustar dan Masnah, kebarakan terjadi pada Jumat (19/7) sekira pukul 20.30.

Dua rumah panggung yang berdindingkan papan tersebut ludes tampa sisa. Awalnya api dapat diketahui oleh seorang warga.

Tribunjambi.com mencoba menggali lebih dalam lagi asal muasal kejadian yang membuat kebakaran hebat tersebut. Ternyata kebakaran itu berawal dari kekesalan Agus M (30) Anak dari pasangan Mustar dan Masnah.

Ia kesal lantaran merasa di permainkan oleh orang tuannya. "Saya awalnya tinggal di Kawasan Kumpeh di Desa Lepak Alai, di sana saya diberitau oleh pak RT bahwa saya akan dilakukan rehabilitasi di BNNP, saya senang mendegar kabar itu, dan saya langsung mendatagi rumah orang tua saya di kawasan Danau Sipin," jelasnya.

Baca: VIDEO: Kecanduan Game di Ponsel, Iwan Jadi Pasien Gangguan Jiwa di Yayasan Jamrud Biru

Baca: TERUNGKAP, SMB Pelaku Pengeroyokan TNI, Banyak Lakukan Kejahatan di Tanjab Barat, Tebo, Batanghari

Baca: Coba Ssam, Cara Makan Orang Korea dengan Daun Selada

Baca: BAKAL Ada Tersangka Baru dalam Kasus Ikan Asin, Hotman Paris: 1 Lagi Tersangka, Harusnya 4 Orang

Baca: VIDEO: Detik-detik Seorang Anak di Cianjur Gali Makam dan Bawa Pulang Jasad Sang Ayahnya

Agus M mengaku memang sering memakai narkoba jenis Sabu. "Saya pake sabu dari 2017, dan sangat ingin berhenti untuk direhabilitasi, tetapi sesampainya saya di rumah orang tua saya, saya tanyakan hal rehabilitasi tersebut kepada kakak saya, dan kakak saya mengatakan tidak tau, lalu saya tanya ke mama saya, dan jawaban mama saya pun tidak ada," jelasnya.

Merasa kesal dan seakan akan dipermainkan Agus melihat minyak tanah dan korek api di sekitar rumah tersebut dan langsung menyiramkan minyak tanah tersebut ke lemari rumah dan membakarnya.

"Saat itu memang saya habis mengkonsumsi sabu, saya pake paket Rp 100 ribu yang saya beli di Pulau Pandan," ungkapnya.

Alhasil, akibat perlakuan agus tersebut, dua unit rumah dan satu sanggar batik ludes di lahap si jago merah.

Tatik (36) warga setempat juga mengatakan bahwa sebelum kebakaran memang terjadi ribut-ribut di rumah Pasangan Mustar dan Masnah. "iya tadi memang ada anaknya ribut sama mamanya," jelasnya.

15 menit berselang, pemadam kebakaran Kota Jambi langsung turun ke lokasi. Tak butuh waktu lama tapi langsung bisa dipadamkan dengan cepat sehingga tapi tidak merembet ke rumah yang lainnya.

"Api tadi dari tengah syukurnya cepat kita padamkan sehingga hanya ada 3 unit rumah yang terbakar dan satunya hanya sanggar batik," kata Indra selaku kasih operasional Damkar Kota Jambi.

Setelah membakar rumah, Agus melarikan diri ke rumah mertuanya yang berada di Kumpe Ulu. Namun kabar yang diterima Tribunjambi.com, Agus berhasil ditangkap di rumah temannya, dan diamankan di BNN Jambi.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved