SELEKSI CPNS 2019

KABAR GEMBIRA - 100 Ribu Guru Honorer Diusulkan Jadi PNS, Simak Syarat-syaratnya Ya

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, telah mengusulkan mengangkat 100.000 orang guru honorer menjadi PNS

KABAR GEMBIRA - 100 Ribu Guru Honorer Diusulkan Jadi PNS, Simak Syarat-syaratnya Ya
surya/hanif manshuri
Aksi massa guru honorer kategori dan non kategori Lamongan. Dengan berbagai luapan hatinya dituangkan di spanduk dan karton rentang. Mereka takut nikah karena gajinya kecil, Selasa (2/10/2018) 

TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan,  telah mengusulkan mengangkat 100.000 orang guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal ini merupakan kabar baik bagi guru honorer, seiring dengan rencana seleksi PPPK 2019 dan seleksi CPNS 2019 pada Oktober mendatang.

Saat ini guru menjadi formasi terbanyak yang dibutuhkan dalam seleksi CPNS,

Seiring kebutuhan guru PNS di sekolah negeri saat ini mencapai 988.133 orang.

"Yang kita usulkan 100.000 (orang) tahun ini," kata Muhadjir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Baca: Ramalan Zodiak Minggu (21/7) - Virgo Kepikiran Orang Tercinta & Finansial, Aries Perluas Pergaulan

Baca: Depresi Karena Dituntut Selalu Berprestasi, Jennifer Pan Gelap mata & Habisi Nyawa Orangtuanya

Baca: VIDEO: Kecanduan Game di Ponsel, Iwan Jadi Pasien Gangguan Jiwa di Yayasan Jamrud Biru

Terkait kekurangan guru PNS yang mencapai 988.133 orang tersebut, Muhadjir mengaku, angka tersebut masih harus diteliti kembali.

Kemendikbud akan mencocokkan dengan data yang dimiliki Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Meskipun demikian, imbuh Muhadjir, Kemendikbud melakukan upaya efisiensi pemanfaatan guru. Ini adalah upaya untuk menjawab kekurangan guru PNS.

Baca: Nunung dan Suaminya Ditangkap, Andre Taulany dan Sule Kompak Posting Foto, Sebut Duo Sumpek

Baca: Live Streaming PSIS Semarang vs Persib Bandung, Minggu (21/7) Esok, Maung Bandung Incar 3 Poin

Baca: Daftar 34 Mobil Terbaru Diluncurkan di GIIAS 2019, Sejumlah Mobil Produksi Dalam Negeri Sudah Ekspor

Salah satu caranya adalah dengan memberlakukan program keahlian ganda dan multi subject.

Artinya, guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran, namun bisa setidaknya dua mata pelajaran.

"Di SMK namanya program keahilan ganda. Di sekolah umum, kita punya program multi subject, mereka (guru-guru) disekolahkan lagi untuk ambil kemampuan mengajar mata pelajaran lain," ungkap Muhadjir.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved