EKSKLUSIF TRIBUN NETWORK - Blak-blakan Jokowi kepada Tribunnews, Anak dan Politik (2)

Bagaimana Jokowi mempersiapkan Kabinet Indonesia Kerja Jidil II, melanjutkan pembangunan infrastruktur, dan melakukan reformasi birokrasi?

Coba dilihat infrastruktur per kapita kita, masih rendah sekali. Bandingkan dengan Malaysia dan Thailand atau China, kita masih rendah sekali.

Memang setelah dilakukan pembangunan infrastruktur selama lima tahun belakangan ini ranking kita naik drastis. Ranking kita, seingat saya naik menjadi 50 dari semula 70-an.

Mengapa pembangunan infrastruktur secara besar-besaran belum mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi?

Ya karena pertumbuhan ekonomi global yang turun terus. Masih untung kita tidak ikut turun.

Coba bandingkan dengan negara lain, baru bisa kelihatan.

Lihat saja di Uni Eropa, Amerika Selatan, silakan dibandingkan.

Pembangunan infrastruktur ini memang belum selesai.

Nanti kalau sudah dikoneksikan dengan kawasan wisata, kawasan industri, kawasan perkebunan, pertanian, perikanan, kawasan ekonomi khusus, kawasan industri kecil, kawasan industri besar, baru manfaat ekonominya kelihatan.

Yang kita bangun ini kan baru besarnya, sehingga tugas pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menghubungkan infrastruktur utama dengan kawasan-kawasan yang saya sebut tadi. Kalau mereka tidak mampu, ya pemerintah pusat ikut turun tangan.

Kalau sudah tersambung semua, competitiveness (daya saing) kita jadi naik. Kita mau ngebut hingga lima tahun ke depan supaya segera terealisasi.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved