Berita Muarojambi

PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah

PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah

PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah
Tribunjambi/Samsul Bahri
PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah 

PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Masyarakat RT 26 Desa Kebun IX Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, mulai melakukan upaya pengembangan produktifitas kreatif pembuatan sabun cuci piring dan sabun cuci baju.

Hal ini di dapatkan dari organisasi persaudaraan cinta tanah air Indonesia (PCTA) yang memberikan pemberdayaan ekonomi pada masyarakat setempat, Jumat (19/7/2019).

Baca: Wow, Minyak Jelantah jadi Bensin, Mungkinkah? Ini Ciptaan Mahasiswa UGM

Baca: Mobil Yaris yang Tabrak Pelajar SMP yang Sedang Berjalan Kaki di Legok, Diduga Lepas Kendali

Baca: Jadi Jalur Tour de Singkarak, Ami Taher Dorong UMKM Promosikan Kerajinan dan Kuliner Kerinci

Tim pemberdayaan ekonomi dari organisasi persaudaraan cinta tanah air Indonesia (PCTA Indonesia) menyebutkan, produk kreatif pembuatan chemical cleaning yang di buat dari minyak jelantah atau minyak goreng bekas.

"Kita mengajak ibu-ibu sekitar untuk membuat produk kreatif seperti sabun cuci piring, sabun cuci baju, pelicin seterika yang harganya bisa dibilang seperlima dari harga di pasaran," ujarnya.

Berikan Pemberdayaan Pada Masyarakat dengan ekonomi Kreatif Manfaatkan Minyak Mentah
Berikan Pemberdayaan Pada Masyarakat dengan ekonomi Kreatif Manfaatkan Minyak Mentah (Tribunjambi/Samsul Bahri)

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa dengan pembinaan tersebut diharapkan masyarakat memiliki pemikiran untuk tidak konsumtif dengan membeli produk bermerk.

Tetapi dengan bahan yang murah dan mudah didapat masyarakat bisa memanfaatkannya bahkan membuat sendiri.

"Jika sudah bisa membuat sendiri, masyarakat bisa memunculkan UMKM," tuturnya.

Baca: Mengenang Christina Grimmie, Penyanyi Kontestan The Voice yang Ditembak Penggemarnya Usai Konser

Baca: Ada Angkringan di Swiss-Belhotel Jambi, dan Promo 20 Persen Hingga 27 Juli

Baca: Razia Hotel dan Kosan, Petugas Gabungan Ciduk 7 Pasangan Bukan Pasutri, & Temukan Benda Ini Dihotel

Tidak hanya pembuatan chemical cleaning, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya juga memberikan pembinaan dalam bidang pertanian seperti pembuatan pupuk dengan biaya lebih murah.

Selain itu juga di ajarkan metode pembuaant pakan ternak yang lebih murah tetapi dapat membuat ternak gemuk.

"Di bidang perikanan juga kami sosialisasikan metode membuat kolam yang lebih efisien tetapi dapat menampung banyak ikan. Tujuannya juga agar masyarakat kelas ekonomi rendah bisa memiliki pendapatan lebih dari sebelumnya," ucapnya.

Menurut Muchlis, kegiatan penyuluhan tersebut pelaksaan yang keempat setelah Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Jambi.

Visi misi organisasi ini kata Mushlis, bertujuan untuk dapat menumbuh kembangkan kembali rasa cinta tanah air kembali ke jati diri bangsa Indonesia yang tepat dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air yaitu dengan cara menumbuhkan ekonomi.

"Untuk peserta sesi pertama diikuti oleh 56 orang, dan nanti malam kurang lebih 70 orang akan kita berikan pelatihan juga. Anak-anak pondok pesantren sekitar ini juga mengikuti kegiatan ini," pungkasnya.

PCTA Ajari Warga di Sungai Gelam, Muarojambi, Buat Sabun dari Minyak Jelantah (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved