9 Tahun Sebarkan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Ekonomi

PCTA Indonesia akan mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan ekonomi di Kebon IX, Muaro Jambi pada Jumat (19/6).

9 Tahun Sebarkan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Ekonomi
Tribunjambi/Nurlailis
Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Indonesia sambangi Kantor Tribun Jambi. 

9 Tahun Sebarkan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Ekonomi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Indonesia merupakan organisasi persaudaraan kebangsaan yang independen, mandiri dan nirlaba, tidak berafiliasi dengan lembaga manapun apalagi dengan partai politik. Namun PCTA bisa bekerjasama dengan lembaga yang memiliki visi misi sama. Organisai ini juga patuh terhadap UUD 1945.

PCTA Indonesia akan mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan ekonomi di Kebon IX, Muaro Jambi pada Jumat (19/6). Disana juga akan mengadakan pelatihan kepada masyarakat tentang pertanian, peternakan dan lainnya.

Tim pemberdayaan ekonomi, David menyampaikan salah satu faktor hilangnya rasa cinta tanah air adalah faktor ekonomi. Bersama tim ia memberi pemecahan masalah usaha masyarakat dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar.

Baca: Bupati Romi Akui Tanjab Timur Tertinggal Soal Infrastruktur

Baca: Siapa Sebenarnya Prof Sadjijono? Sosok Dalam Video Viral Adu Mulut Profesor vs Polisi di Surabaya

Baca: Hotman Paris Pilih Jadi Penengah Kasus Garuda Indonesia vs Rius Vernandes, Terungkap Alasannya

Baca: VIDEO: Mobil Toyota Yaris Tabrak Siswa SMP Lalu Seruduk Toko dan Rumah Warga di Legok, Jambi

"Kami akan memberikan solusi alternatif dari pupuk yang mahal serta panen yang lebih cepat. Yang tadinya panen tiga bulan kami memberikan solusi agar bisa panen dalam dua bulan. Pupuknya yang tadinya mahal, kami memberikan solusi agar lebih murah," ungkapnya saat menyambangi Kantor Tribun Jambi.

Masih dari tim pemberdayaan ekonomi, Didi menambahkan juga akan mengajarkan chemical cleaning dengan membuat sabun cuci piring sendiri. "Kami mengajarkan ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan sabun cuci piring. Jadi tidak terlena dengan merek-merek di pasaran," ujarnya.

Ketua umum PCTA Indonesia, I Dewa Nyoman S Hartana memaparkan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh PCTA Indonesia yaitu dengan menyebarkan cinta tanah air seluas-luasnya, melestarikan cinta tanah air serta nilai luhur budaya bangsa. Dalam praktek dilapangan PCTA Indonesia melakukan pelatihan, seminar, bakti sosial, pemberdayaan. Sehingga setiap acara resmi kami harus mengadakan santunan.

"Cinta tanah air itu bisa dirasakan. Kalau kita menyatakan cinta kepada Tuhan tentu kita rela berkorban melakukan apapun. Begitu juga kita cinta kepada tanah air. Kita ingin bangsa dan rakyat Indonesia ini tingkat ekonominya rata. Untuk itu kita ingin membantu apakah itu bertani, beternak, atau apapun. Kita ingin membantu dimana bahan-bahannya bisa didapat dari sekitar," ungkapnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING, 5 Wakil Indonesia Berjuang di Perempat Final Indonesia Open 2019

Baca: TERUNGKAP, Muslim CS Banyak Lakukan Kejahatan di Tanjab Barat, Tebo dan Batanghari

Baca: BREAKING NEWS: Buntut Pengeroyokan TNI, 20 Anggota SMB Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca: Adu Mulut Profesor vs Polisi di Persimpangan Jalan Surabaya jadi Video Viral, Masalah U-turn

Beberapa kegiatan PCTA Indonesia lainnya yaitu pengobatan gratis 1.000 orang yang dilakukan di setiap daerah yang dikunjungi. selain itu juga mengadakat bakti sosial, trauma center untuk korban bencana alam, membangun rumah layak huni, rumah pintar, rumah garuda untuk membahas tentang nasionalisme.

"Semua masyarakat Indonesia diminta rukun. bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain, jangan berhenti untuk mensosialiasikan cinta tanah air. mari merajut persaudaraan semua kalangan dari kalangan bawah hingga pemerintahan dimulai dari daerah masing-masing hingga nusantara," pungkasnya.

PCTA Indonesia telah dideklarasikan sejak 2010 diilhami seminar kebangsaan tahun 2006. Saat ini PCTA Indonesia sudah ada di 34 daerah di Indonesia.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved