Telanjangi Korbannya, Dua Begal di Bungo Ini Divonis Empat Tahun

Dua pembegal di Bungo ini hanya tertunduk ketika majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Bungo menjatuhkan putusan pada keduanya.

Telanjangi Korbannya, Dua Begal di Bungo Ini Divonis Empat Tahun
Tribunjambi/Mareza
Sholeh dan Yunus pembegal di Bungo ini hanya tertunduk di Pengadilan Negeri (PN) Muara Bungo. 

Telanjangi Korbannya, Dua Begal di Bungo Ini Divonis Empat Tahun

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dua begal di Bungo ini hanya tertunduk ketika majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Bungo menjatuhkan putusan pada keduanya. Sholeh dan M Yunus terpaksa mendekam dalam penjara selama masing-masing empat tahun.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara masing-masing empat tahun dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata hakim ketua, Melky Sholahuddin.

Putusan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Bungo, Risko Livardi menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman selama empat tahun delapan bulan penjara. Tuntutan itu sebagaimana dakwaan tunggal penuntut umum, pasal 365 ayat (2) ke-2 KUHP.

Baca: 153 Ribu Hektare Kawasan Hutan Jambi Jadi Kawasan Perhutanan Sosial

Baca: Rotasi Kursi Jabatan, 15 Pejabat Eselon II Kota Jambi Ikuti Assesment di Polda

Baca: Polda Jambi Ungkap Kasus Perdagangan 1 Kg Sabu dari Malaysia

Baca: Jamaah Calon Haji Asal Kerinci Diminta Tambahan Biaya Transportasi

Baca: Kunjungan Kerja ke Kota Medan, Apri: Agama Modal Perkuat Kebhinekaan

Sebelumnya diberitakan, Sholeh dan Yunus melakukan aksinya pada Selasa (1/1/2019) dini hari lalu di Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo. Dengan modus pura-pura membantu Jendra, korban yang beristirahat di sebuah ruko. Dengan menawarkan diri mengajak korban tidur di rumah, kedua pelaku kemudian menelanjangi semua bawaan korban hingga hanya tinggal mengenakan celana dalam.

Terdakwa Yunus mengaku baru pertama kali melakukan begal tersebut. Sedangkan Sholeh yang telah tiga kali mendekam di penjara mengaku pembegalan itu merupakan kali kelima yang dia lakukan. Keduanya mengaku, pembegalan itu mereka lakukan lantaran ada kesempatan.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved