Berita Nasional

Sosok 3 Orang Ini Dicurigai TGPF Sebagai Pelaku Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Sosok 3 Orang Ini Dicurigai TGPF Sebagai Pelaku Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Sosok 3 Orang Ini Dicurigai TGPF Sebagai Pelaku Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Penyidik KPK, Novel Baswedan, memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. 

Sosok 3 Orang Ini Dicurigai TGPF Sebagai Pelaku Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menguak fakta baru dari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, menunjukkan bukti baru dengan 3 orang terduga pelaku.

Konferensi pers pembacaan hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan Novel Baswedan, digelar Rabu (17/7/2019).

Dalam keterangan pembacaan hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Novel Baswedan, diketahui ada tiga sosok yang diduga merupakan pelaku atau ada kaitannya dengan pelaku penyiraman tersebut.

Dikutip dari tayangan Live Kompas TV, Rabu (17/7/2019), Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nurcholis mengungkapkan ada kecenderungan fakta untuk mencurigai tiga sosok.

Baca: Datangi Rumah Novel Baswedan & 2 Orang Menunggu Diatas Motor, TGPF Curigai 3 Orang Penyiram Novel

Baca: TGPF Temukan Titik Terang Kasus Novel Baswedan, Ada 6 Kasus Terkait, Termasuk Korupsi E-KTP

Baca: Terkuak, Inilah Tiga Sosok Diduga sebagai Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Dibeberkan oleh TGPF

Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH
Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH (Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH)

Baca: Disperindag Jambi Rilis Daftar Harga Sembako Hari Ini

Baca: Siap-siap Wuling Almaz 7 Seater Sudah Bisa Pre-order, Lihat Kecanggihannya

Baca: Menuju Smart City, Bupati Safrial Minta Kepala OPD Bangun Kerjasama dengan Pemerintah Pusat

Baca: Tips Raih Untung Berinvestasi Emas, Awas! Jangan Ceroboh Berhitung

Baca: Jadwal Indonesia Open Kamis 18 Juli 2019 - Nonton Streaming di Hp Juga Bisa Lho!

"Kemudian pada tanggal 10 April 2017, ada dua orang tidak dikenal yang berbeda waktu tersebut diduga berhubungan dengan peristiwa penyiraman tanggal 11 April di Jalan Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara," tambahnya.

Menyikapi dua fakta yang didapatkan oleh TGPF tersebut, pihaknya kemudian memberikan rekomendasi pada kepolisian untuk fokus membentuk tim baru mengungkap siapa tiga sosok tersebut.

"TPGF merekomendasikan kepada kepala kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan pendalaman terhadap fakta satu orang tidak dikenal yang mendatangi rumah saudara Novel Baswedan di tanggal 5 April 2017," katanya.

"Dan dua orang tidak dikenal yang berada di tempat wudu, Masjid Al Ihsan menjelang subuh pada tanggal 11 April 2019 dengan membentuk tim teknis dengan kemampuan spesifik yang hal tersebut tidak dimiliki oleh TGPF," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh orang tak dikenal, 11 April 2017 lalu.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved