Berita Sungaipenuh

Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan

Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan di Spanduk

Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan
Tribunjambi/Heru Pitra
Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan 

Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan di Spanduk

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Penolakan terhadap pergantian Kepala Sekolah (Kepsek) kembali terjadi di Kota Sungai Penuh. Jika sebelumnya SMP Negeri 1 Sungai Penuh, kali ini giliran SDN 015 Lawang Agung.

Menurut informasi, tidak hanya SDN 015 Lawang Agung menolak kepsek diganti. SD 09 Koto Tinggi dan SD 025 Desa Gedang juga melakukan hal yang sama, Kamis (18/7/2019).

Pantauan dilapangan, hanya murid SD 015 Lawang Agung melakukan aksi penolakan dengan menyegel pintu gerbang sekolah dan spanduk bertulis "SD 015 Lawang Agung menolak kepsek baru,".

Baca: Hari Pertama Sekolah Anak-anak Orang Rimba Suku Pedalaman di Jambi, Bepanau Sebut Ingin Jadi Dokter

Baca: Kepala Sekolah SDN 66 Sekernan Terbukti Lakukan Pungli, Begini Tanggapan Kadisdikbud Muarojambi

Baca: Sejumlah Pejabat Polres Kerinci Dimutasi, Ini Daftar Perwira yang Dimutasi

Untuk SD 025 Desa Gedang dan SD 09 Koto Tinggi dikabar membuat surat pernyataan penolakan kepsek baru.

"Baru satu tahun jadi kepala sekolah, malah diganti lagi," ujar salah seorang murid SD 015 lawang agung saat ditemui.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Hadiyandra mengaku, rotasi ini memang sengaja dilakukan oleh dinas pendidikan. Tujuannya untuk mengembangkan sektor pendidikan.

Baca: Kepsek Dipindahkan, SMPN 1 Sungaipenuh Disegel,Guru dan Siswa Sampaikan Aspirasi ke Dinas Pendidikan

Baca: Timnas Berada di Grup Neraka, Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ini Jadwal Selengkapnya

Baca: Dalam Semalam, Dua Kantor Dinas di Kabupaten Merangin, Pasang Bendera Hingga Larut Malam

Baca: Siapa Sebenarnya Mbak Pur, Bertahun Tahun Perankan ART, Kondisinya Sekarang Bikin Revalina Kaget!

Dengan adanya sistim penempatan silang ujarnya, lebih memudahkan pengawasan. Karena dibantu oleh masyarakat secara langsung.

“Kepsek akan lebih hati-hati dan profesional dalam melaksanakan pekerjaan, karena yang mengawasi bukan kakek atau keluarga mereka, namun warga desa lain,” ucap Hadiyandra.

Giliran SD di Sungaipenuh Tolak Kepseknya Diganti, Murid Segel Pintu Gerbang dan Tulis Penolakan (Heru Pitra/Tribun Jambi)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved