VIDEO: Dianggap Lebih Aman, PSK di Kota Jambi, Pilih Hotel Berbintang Jalani Bisnis Esek-esek

VIDEO: Dianggap Lebih Aman, PSK di Kota Jambi, Pilih Hotel Berbintang Jalani Bisnis Esek-esek

VIDEO: Dianggap Lebih Aman, PSK di Kota Jambi, Pilih Hotel Berbintang Jalani Bisnis Esek-esek

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Para Pekerja Seks Komersial (PSK) saat ini menjadikan hotel berbintang sebagai tempat untuk melakukan tempat terlarang. Karena selain dianggap lebih aman, hotel berbintang juga dianggap lebih berkelas.

Namun sayangnya, hotel berbintang ini sering luput dari pengawasan dan razia. Karena kebanyakan tim lebih memilih razia di hotel kelas melati.

Baca: Penyamaran 2 Polwan jadi PSK Nyaris Berantakan, Tidak Disangka di Lokasi Bisa Ketemu Sosok Ini

Baca: Desain dan Harga Jual Honda X-ADV 150, Bakal Saingi Yamaha NMAX & Aerox

Baca: Pjs Kades Harapan Makmur, Tanjung Jabung Timur, Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

“Memang kita lebih sering razia di hotel kelas melati, karena hotel ini dianggap lebih banyak dijadikan sebagai tempat transaksi, dibandingkan hotel berbintang. Kalau hotel berbintang juga mungkin hanya dipakai kelas-kelas elite,” kata Yan Ismar, Kepala Satpol PP Kota Jambi, kepada Tribunjambi.com, Selasa (16/7/2019).

Dengan adanya laporan ini, pihaknya juga akan segera menindak, semua transaksi esek-esek baik di hotel kelas melati maupun kelas berbintang.

Baca: Galih Ginanjar Sudah Ditahan, Barbie Kumalasari Sebut Kangen Tapi Kok Belum Sempat Jenguk?

Baca: Heboh Pemisahan Toilet Pengemudi Ojek Online dan Pengunjung

Baca: Mulan Jameela Singgung Soal Akhirat Usai Gugat Gerindra Agar Dijadikan Anggota Legistalif

“Karena kebanyakan hotel kelas berbintang ini banyak dipesan melalui sistem online. Kita prediksi Agustus mulai giat lagi, karena sekarang sedang sibuk mempersiapkan 17 Agustus,” ujarnya.

Sementara itu, terkait prostitusi yang masih saja ada di kawasan Pucuk kota Jambi. Yan Ismar menegaskan bahwa pihaknya sudah sering melakukan razia ketempat tersebut.

Hanya saja razia yang dilakukan sering bocor, sehingga saat razia, tidak ditemukan tanda-tanda ada kegiatan prostitusi.

“Kemarin memang ada kedapatan satu pasang, tapi tidak terbukti karena yang bersangkutan tinggal bersama orang tuanya,” katanya.

Selanjutnya pihaknya akan segera menyiasati langkah agar razia tidak lagi bocor. Karena kembalinya prostitusi di Pucuk sepertinya tidak lagi menjadi rahasia umum.

“Kita komitmen untuk tidak ada lagi kegiatan prostitusi di pucuk ini,” pungkasnya.

VIDEO: Dianggap Lebih Aman, PSK di Kota Jambi, Pilih Hotel Berbintang Jalani Bisnis Esek-esek

Penulis: wawan kurniawan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved