Berita Merangin

Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal

Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal

Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal
tribunjambi/darwin sijabat
Ilustrasi. Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal 

Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dinas Koperindag Kabupaten Merangin, bersama stakeholder terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pangkalan gas LPG di Kota Bangko.

Dalam sidak yang dilakukan tersebut, tim menemukan banyak kejanggalan. Dimana banyak pangkalan yang melanggar ketentuan.

Menjual gas dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET), pangkalan tutup, ketika gas datang langsung habis, bahkan ada pangkalan yang sengaja memberikan suplai kepada pengecer.

Baca: Saat Ramadan, Harga Gas 3 Kg di Merangin Melonjak Hingga Rp 40 Ribu

Baca: Rekrutmen TNI AD, Pendaftaran Penerimaan Calon Bintara Penempatan Seluruh Indonesia, Ada Juga Jambi

Baca: Jangan Khawatir, Penumpang Garuda Indonesia Boleh Ambil Foto Selfie Tapi Dengan Syarat Berikut

Kepala Koperindag Kabupaten Merangin M Ladani menyebut, tindakan yang dilakukan pangkalan tersebut sudah melanggar ketentuan.

"Itu yang membuat gas melambung tinggi," sebut Ladani.

Pada saat itu juga, tim menemukan pengencer yang memiliki ratusan tabung. Pengakuan dari pengecer, tabung yang dijual oleh mereka, merupakan hasil suplai dari pangkalan. Namun dia tak menyebut dari pangkalan mana.

Baca: Sedang Asyik Tidur, Pria Ini Kaget Lalu Pasrah Saat Polisi Menangkapnya, Ternyata Ini yang Dilakukan

Baca: Bahas Karhutla dan Konflik Lahan, Ini Pesan Bupati Tanjab Timur, Saat Coffe Morning Lintas Sektoral

Baca: Niat Mandi Sebelum Ke Mesjid Salat Idul Adha, Simak Tata Cara Sholat Idul Adha

"Suami yang tau," kata pengecer yang berada di depan SPBU Sungai Misang.

Gas yang dia jual Rp 30 ribu pertabung, menurut dia, tingginya harga jual itu disebabkan mahalnya harga beli dari penyalur.

"Kami beli Rp 25 ribu, dan jual Rp 30 ribu," tuturnya.

Usai sidak, Ladani menyebut akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil tindakan.

"Kita juga minta Pertamina untuk evaluasi agen yang menyuplai gas ke Merangin," imbuhnya.

Sidak Pangkalan Gas, Koperindag Merangin Temukan Banyak Pangkalan Nakal (Muzakkir/Tribun Jambi)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved