Sejuta Orang Ingin Lihat Alien dan Datangi Area 51, Ini Peringatan Militer AU Amerika Serikat

Si pembuat event sudah menyatakan dia hanya membuat lelucon. Namun, pengakuan itu tak menyurutkan gairah orang-orang sejak diunggah pada awal Juli ini

Sejuta Orang Ingin Lihat Alien dan Datangi Area 51, Ini Peringatan Militer AU Amerika Serikat
daily mail
UFo area 51 

Sejuta Orang Ingin Lihat Alien dan Datangi Area 51, Ini Peringatan Militer AU Amerika Serikat

TRIBUNJAMBI.COM - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan setelah lebih dari sejuta orang hendak mendatangi Area 51 untuk melihat adanya bukti alien.

Si pembuat event sudah menyatakan dia hanya membuat lelucon. Namun, pengakuan itu tak menyurutkan gairah orang-orang sejak diunggah pada awal Juli ini.

Diwartakan Sky News Selasa (16/7/2019), karena begitu banyak orang hendak menyerbu pangkalan militer di Nevada itu, AU AS pun merasa perlu merilis peringatan resmi.

Dalam pernyataan kepada The Washington Post, juru bicara AU AS menyebut mereka sudah mengetahui adanya unggahan itu, dan meminta siapa pun tidak mencoba untuk datang.

Baca: Waria di Jambi Ini Nekat Gunakan Kerudung Kepala saat Mangkal, Ternyata Punya Alasan Khusus

Baca: Bertemu di Mall Jakarta, Istri Sah Pablo Benua Bertemu Hotman Paris, Sebut Bakal Ada Kehebohan Lagi

"Area 51 adalah kawasan latihan terbuka untuk melatih pasukan AS. AU selalu siap untuk melindungi warga Amerika serta asetnya," tegas juru bicara itu.

Kerahasiaan besar menaungi Area 51, dengan pangkalan tersebut tidak pernah dibuka untuk umum, dan selalau mendapat penjagaan selama 24 jam penuh.

Pangkalan militer yang berlokasi sekitar 241 kilometer dari Las Vegas itu awalnya digunakan sebagai lahan uji coba pesawat mata-mata U2 pada 1950-an.

Program uji coba itu selesai dengan U2 beroperasi pada 1956. Namun, teori konspirasi berpendapat Area 51 juga digunakan untuk menyelidiki obyek terbang tak dikenal (UFO) yang jatuh.

Peter Merlin, sejarawan antariksa yang menulis secara khusus tentang Area 51 menyebut fasilitas itu secara rahasia menginvestigasi pesawat serta sistem senjata.

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved