Berita Sungaipenuh

Segel SMPN 1 Sungaipenuh Dilepas, Penyegelan Dilakukan Malam Hari oleh Orang tak Dikenal

Segel SMPN 1 Sungaipenuh Dilepas, Penyegelan Dilakukan Malam Hari oleh Orang tak Dikenal

Segel SMPN 1 Sungaipenuh Dilepas, Penyegelan Dilakukan Malam Hari oleh Orang tak Dikenal
Tribunjambi/Heru Pitra
Spanduk yang telah dibubuhkan tanda tangan penolakan mutasi kepala sekolah 

Segel SMPN 1 Sungaipenuh Dilepas, Penyegelan Dilakukan Malam Hari oleh Orang tak Dikenal

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Penyegelan SMPN 1 Sungaipenuh, yang terjadi pada, Rabu (17/7) sekitar pukul 7.00 Wib, akhirnya dilepas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungaipenuh, Hadiyandra, mengatakan persoalan penyegelan di SMPN 1 Sungaipenuh sudah diselesaikan.

Menurutnya, Sekretaris dan beberapa Kabid, didampingi pihak Polsek dan Koramil, sudah datang ke sekolah untuk bertemu dengan para guru dan siswa.

Baca: Kepsek Dipindahkan, SMPN 1 Sungaipenuh Disegel,Guru dan Siswa Sampaikan Aspirasi ke Dinas Pendidikan

Baca: Iseng Remas Dada Turis Asing Berpakaian Minim, Seorang Guru di Sleman Dijebloskan ke Penjara

Baca: Harga Mobil Murah LCGC Juli 2019, Honda Brio, Datsun GO, Suzuki Karimun, Toyota Agya, Toyota Calya

“Yang memasang segel dan spanduk penolakan bukan dari guru. Tadi pagi sudah dibuka,” katanya, Rabu (17/7/2019).

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari Satpam sekolah, penyegelan itu dilakukan malam hari olah orang tak dikenal.

“Malah guru-guru di sana sudah melakukan pelepasan, terhadap pak Bambang yang pindah tugas,” ucapnya.

Baca: VIDEO: Dianggap Lebih Aman, PSK di Kota Jambi, Pilih Hotel Berbintang Jalani Bisnis Esek-esek

Baca: Desain dan Harga Jual Honda X-ADV 150, Bakal Saingi Yamaha NMAX & Aerox

Baca: Jika Disalahgunakan, Pemkot Sungaipenuh akan Tarik Kendaraan Dinas yang Dipakai Keluarga

Hadiyandra mengaku, rotasi ini memang sengaja dilakukan oleh dinas pendidikan. Tujuannya untuk mengembangkan sektor pendidikan.

“SMP ini merupakan milik masyarakat Sungaipenuh, siapa saja boleh bertugas di sana. Bukan berarti SMPN 3 Kumun kepseknya harus dari Kumun, begitu juga dengan sekolah di kecamatan lain,” katanya.

Dengan adanya sistim penempatan silang ujarnya, lebih memudahkan pengawasan. Karena dibantu oleh masyarakat secara langsung.

“Kepsek akan lebih hati-hati dan profesional dalam melaksanakan pekerjaan, karena yang mengawasi bukan kakek atau keluarga mereka, namun warga desa lain,” ucap Hadiyandra.

Untuk diketahui, Kepsek SMPN 1 Sungaipenuh, Bambang Sudianto, dipindahkan sebagai kepala di SMPN 5 Sungaipenuh. Sedangkan penggantinya adalah Munir, mantan Kepala SMPN 9.

Segel SMPN 1 Sungaipenuh Dilepas, Penyegelan Dilakukan Malam Hari oleh Orang tak Dikenal (Heru Pitra/Tribun Jambi)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved