Pemkab Muarojambi Panggil Owner PT BBS untuk Selesaikan Konflik Lahan

Pemkab Muarojambi tengah berupaya memanggil owner PT BBS agar dapat hadir dalam pertemuan yang rencananya akan dihadiri perwakilan masyarakat.

Tribunjambi/Samsul Bahri
Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin. 

Pemkab Muarojambi Panggil Owner PT BBS untuk Selesaikan Konflik Lahan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Pemerintah Kabupaten Muarojambi dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan antara masyarakat yang berkonflik dengan PT BBS dengan owner PT BBS.

Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Muarojambi, Najamuddin menyebutkan, pihaknya saat ini tengah berupaya memanggil owner PT BBS agar dapat hadir dalam pertemuan yang rencananya akan dihadiri  perwakilan masyarakat.

"Kita akan memanggil dari owner perusahaan untuk nantinya kita fasilitasi adakan pertemuan dengan masyarakat Desa Seponjen, Desa Sogo, dan Kelurahan Tanjung, dan Dusun Pulau Tigo," ujarnya.

Sebelumnya, Antoni koordinator dari perwakilan masyarakat tersebut mengaku sampai dengan saat ini belum mendapatkan arahan ataupun pemberitahuan secara langsung oleh Pemerintah Kabupaten Muarojambi terhadap hasil verifikasi yang dilakukan beberapa bulan lalu.

Baca: Banyak Temuan, Inspektorat Serahkan Hasil Audit Dana Desa 32 Desa di Muarojambi

Baca: PAN Munculkan Nama Madyan dan H. Abdul Rahman untuk Cawagub Jambi

Baca: Bupati Romi Imbau Siswa di Tanjab Timur Sisihkan Uang Jajan untuk Ditabung

Baca: Perjuangan Bepanau Anak Rimba di Hari Pertama Masuk Sekolah

Baca: Fachrori Optimis Jambi Tetap Baik Walau Tanpa Wagub

Kata Antoni, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan perwakilan dari tiga desa satu kelurahan untuk mendatangi Kantor Bupati Muarojambi. Rencana ini dilakukan untuk meminta kepastian terhadap hasil verifikasi yang dilakukan oleh Tim Terpadu Pemkab Muarojambi.

Lebih lanjut disampaikan oleh Najamuddin bahwa pihaknya akan memfasilitasi pertemuan tersebut dengan tujuan ada kesepakatan antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Sehingga diharapkan permasalahan konflik lahan tersebut dapat segera terselesaikan dan tidak berlarut-larut.

"Mereka nantinya akan kita fasilitasi, jadi di sana mereka lakukan perundingan bersama. Sehingga bagaimanapun terjadi win-win solution terhadap penyelesaian konflik lahan yang terjadi di masyarakat," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved