MA Tolak Permohonan Sengketa Pilpres, Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga Sebut Alasan Bernuansa Politis.

Kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nicholay Aprilindo angkat bicara atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang tidak dapat menerima permo

MA Tolak Permohonan Sengketa Pilpres, Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga Sebut Alasan Bernuansa Politis.
Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. 

TRIBUNJAMBI.COM- Kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nicholay Aprilindo angkat bicara atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang tidak dapat menerima permohonan sengketa pelanggaran administrasi pemilu (PAP) pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Nicholay yang dihubungi pada Selasa (16/7/2019) menyatakan bahwa pihaknya menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap permohonan dari kubu Prabowo-Sandi itu.

"Kami sebagai kuasa hukum yang diberikan kuasa oleh Pemohon Prinsipal dalam hal ini Prabowo-Sandi untuk hal tersebut, saya akan menghormati putusan tersebut," ujar Nicholay saat dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Baca: LIVE STREAMING Persib Bandung vs Kalteng Putra, Strategi Pertarungan Tanpa Ezechiel!

Kendati demikian Nicholay berpandangan bahwa putusan MA itu lebih bernuansa politis.

Apalagi setelah pertemuan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo pada Sabtu (13/7/2019) lalu, maka segala permasalahan menyangkut Pilpres 2019 dianggap selesai. 
Meskipun, kata Nicholay, Pilpres 2019 masih banyak menyisakan permasalahan hukum sebagai akibat dari perbuatan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif yang belum terselesaikan.

"Bahwa permasalahan mendasar yang bukan lagi menjadi rahasia umum adalah bahwa penegakan hukum dan pencapaian keadilan substantif di Indonesia saat ini tidak dapat berdiri sendiri karena masih sarat tergantung pada konstelasi politik dan kepentingan politik," ucap Nicholay.

Seperti diberitakan, MA kembali menolak pengajuan kasasi yang diajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

"Permohonan pemohon tidak diterima sehingga terhadap obyek permohonan ini tidak relevan lagi untuk dipertimbangkan," ujar Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Baca: Sah, Bila Ranty Maria Jadian dengan Rayn Wijaya Ini yang Akan Terjadi pada Mischa Chandrawinata

Andi menjabarkan, alasan MA menolak pengajuan kasasi Prabowo-Sandi ialah tidak tepat untuk dipersoalkan melalui sengketa pelanggaran administrasi pemilihan umum (PAP).

Dalam keterangan tertulis ringkasan putusan tersebut, MA menolak gugatan terhadap obyek permohonan, yaitu Putusan Pendahuluan Bawaslu Nomor 01/LP/PP/ADM.TSM/RI/-00.00/V/2019 tanggal 15 Mei 2019.

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved