Laporan Pablo Benua Untuk Fairuz Ditolak Polisi, Kuasa Hukum Sebut Nama Tito Karnavian

Andar Situmorangmerasa, ia tidak mendapat hak sebagai rakyat untuk membuat laporan. Menurutnya, alasan polisi tak cukup kuat untuk menolaknya.

Laporan Pablo Benua Untuk Fairuz Ditolak Polisi, Kuasa Hukum Sebut Nama Tito Karnavian
Wartakota/Feri Setiawan
Tiga tersangka kasus IKAN ASIN, Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. (Warta Kota/Feri Setiawan) 

Laporan Pablo Benua Untuk Fairuz Ditolak Polisi, Kuasa Hukum Sebut Nama Tito Karnavian

“Saya rakyat, tapi dipersulit dan ditolak dengan alasan kuasa dicabut lah padahal enggak, dan lain sebagainya,” katanya dengan nada tinggi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kasus vlog ikan asin masih panas menghiasi pemberitaan, kabar terbarunya, niat Pablo Benua melaporkan balik Fairuz A Rafiq justru ditolak.

Andar Situmorang, Kuasa hukum Pablo Benua pun geram lantaran laporannya ditolak pihak Polda Metro Jaya.

Pada Senin (15/7/2019), Andar Situmorang Kuasa Hukumnya mewakili Pablo Benua untuk balik melaporkan Fairuz A Rafiq.

Namun, menurutnya, laporan tersebut ditolak penyidik dengan alasan yang tidak jelas.

“Saya menyampaikan bahwa sore ini Krimsus (Polda Metro Jaya) menolak laporan saya dengan alasan yang tidak jelas, maka saya meminta kepada pak Tito Karnavian supaya diminta untuk mennonaktifkan kepada petugas-petugas hari ini,” kata Kuasa Hukum Pablo Benua, Andar Situmorang, ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (15/7/2019).

Tiga tersangka kasus IKAN ASIN, Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. (Warta Kota/Feri Setiawan)
Tiga tersangka kasus IKAN ASIN, Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. (Warta Kota/Feri Setiawan) (Wartakota/Feri Setiawan)

Andar Situmorangmerasa, ia tidak mendapat hak sebagai rakyat untuk membuat laporan.

Menurutnya, alasan polisi tak cukup kuat untuk menolaknya.

Ia dianggap sudah tidak menjadi kuasa hukum Pablo Benua.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved