Editorial

Kemarau Tiba, Siap-siap Hadapi Hotspot

Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, wilayah Sumatera terutama Jambi, Palembang dan Riau menjadi kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan.

Kemarau Tiba, Siap-siap Hadapi Hotspot
Istimewa
Anggota satgas karhutla di lokasi kebakaran PT Pesona Belantara Persada yang berada di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi, Minggu (7/10/2018). 

WAKTU puncak musim kemarau di Provinsi Jambi telah tiba.

Beberapa tahun terakhir, kisaran Juli hingga Agustus merupakan titik puncak musim.

Memasuki waktu-waktu ini artinya banyak harus mulai serius diperhatikan, dari ancaman kebakaran lahan, persediaan air, ketahanan tubuh-kesehatan dan banyak hal lain.

Pada titik ini, baik manusia dan satwa mulai waspada karena saling terkait dengan alam.

Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, wilayah Sumatera terutama Jambi, Palembang dan Riau menjadi kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan.

Masih lekat di ingatan, kondisi karhutla parah terjadi pada 2015.

Kala itu kabut asap membekap Jambi, aktivitas masyarakat terganggu.

Penyakit gangguan saluran pernapasan menyerang banyak orang, hingga berdampak ke penyakit lain. Bandara ditutup sekira tiga bulan hingga ribuan penerbangan batal.

Selain secara ekonomi Provinsi Jambi mengalami kerugian triliunan, terjari sederet kerugian yang tercatat.

Pertengahan Juni 2019, BMKG memantau kemunculan hotspot alias titik panas di Jambi. Jumlahnya memang tidak banyak dan hanya ada di daerah tertentu.

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved