Berita Nasional

Kapal MV Nika yang Jadi Buruan Interpol Berhasil Ditangkap Menteri Susi: Kapal Kerap Berganti Nama

Kapal MV Nika yang Jadi Buruan Interpol Berhasil Ditangkap Menteri Susi: Kapal Kerap Berganti Nama

Kapal MV Nika yang Jadi Buruan Interpol Berhasil Ditangkap Menteri Susi: Kapal Kerap Berganti Nama
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Batam, Kepulauan Riau 

Kapal MV Nika yang Jadi Buruan Interpol Berhasil Ditangkap Menteri Susi: Kapal Kerap Berganti Nama

TRIBUNJAMBI.COM - Kinerja Menteri Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri terus ditingkatkan demi mengamankan hasil laut Indonesia dari tangan pencuri.

Terbaru, Susi Pudjiastuti bersama TNI dan Polri melakukan penangkapan terhadap kapal berukuran jumbo yang disebut-sebut jadi buruan Interpol.

Kapal tersebut adalah MV Nika, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan ke dalam Kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau.

Kapal yang diamankan KP ORCA 3 dan 2, milik Satuan Tugas 115 di sekitar Perairan Pulau Weh, Aceh, pada tanggal 12 Juli 2019 kemarin ini, menurut Susi merupakan kapal yang terindikasi banyak permasalahan.

Baca: Sandiaga Uno Tantang Menteri Susi Pudjiastuti Bottle Cap Challenge

Baca: Susi Pudjiastusi Incar 10 Persen Saham Facebook dengan Tantang Mark Zuckerberg Lomba Paddling

Baca: Menteri Susi Pudjiastuti Nekat Minta Saham Facebook 10 Persen, Tantang Mark Zuckerberg Tanding

Baca: Mengungkap Misteri Generasi Kelima Susi Pudjiastuti dan Pindahnya Sang Kakek ke Pangandaran

Menteti Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau.
Menteti Kalautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama unsur TNI AL dan Polri melakukan pemeriksaan ke dalam kapal MV Nika berbendera Panama, yang saat ini telah berada di Dermaga Golden Fish Barelang, Batam, Kepulauan Riau. (HADI MAULANA)

Di antaranya memalsukan certificate of registration di Panama yang menyatakan dirinya adalah General Cargo Vessel, sementara MV Nika diduga melakukan penangkapan dan atau pengangkutan ikan.

Dugaan pelanggaran kedua, berdasarkan laporan dari the Convention on Antarctic Marine Living Resources (CCAMLR) dan Inspection Report UK-Marine Management Organization (UK-MMO), MV Nika melakukan penangkapan ikan tanpa izin dan atau transhipment di zona 48.3 B, yaitu di dalam wilayah The South Georgia and The South Sandwich Islands dan The Falklands Island (Islas Malvinas).

Dugaan pelanggaran ketiga, menggunakan data AIS milik kapal lain yang bernama Jewel of Nippon untuk mengaburkan identitas asli MV Nika ketika memasuki wilayah CCAMLR untuk menangkap ikan.

Terakhir, berdasarkan informasi dari Interpol, Pemerintah Panama, IMO GISIS dan UK-MMO Inspection Report, MV Nika telah dikonfirmasi dimiliki oleh pemilik yang sama dengan pemilik FV STS-50, yaitu Marine Fisheries Co Ltd.

"Pelanggaran itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Interpol," kata Susi, di Batam, Senin (15/7/2019).

Baca: Nikita Mirzani Dilaporkan Kasus KDRT oleh Dipo Latief, Uya Kuya: Masa Laki-laki Dianiaya Perempuan

Baca: Ramalan Zodiak, Selasa 16 Juni 2019, Capricorn Jaga Pengeluaran, Sagitarius Jangan Terlalu Terlena

Baca: Manajer Ungkap Kejadian di Belakang Panggung Usai Rai dan Rian DMasiv Bersitegang di Atas Panggung

Baca: Sosok Wanita Cantik Mengaku Sebagai Istri Pablo Benua, begini Tanggapan dari keluarga Rey Utami

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved