Diserang Empat Beruang di Kebun Sawit, Warga Batanghari Dilarikan ke IGD Alami Luka Mengerikan

Ahmad Syafi'i (29) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diserang empat beruang, Selasa (16/7).

Diserang Empat Beruang di Kebun Sawit, Warga Batanghari Dilarikan ke IGD Alami Luka Mengerikan
IST
Ahmad Syafi'i (29) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diserang empat beruang, Selasa (16/7). 

Diserang Empat Beruang di Kebun Sawit, Warga Batanghari Dilarikan ke IGD Alami Luka Mengerikan

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI -Ahmad Syafi'i (29) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diserang empat beruang, Selasa (16/7). Warga RT 16 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari itu mengalami luka seius di bagian wajah akibat terkaman beruang. 

Saat ini korban lagi mendapatkan perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Hamba Muara Bulian.

Ahmad masih terbaring lemah akibat banyaknya pendarahan di sekujur tubuhnya. Tak hanya di wajahnya, kaki dan lengan korban juga terluka akibat serangan beruang.

Dari informasi yang diterima Tribunjambi.com, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 11.00 WIB. Saat itu Ahmad tengah melakukan pengukuran tanah di kebun sawitnya di Desa Sengkati Baru.

Baca: PSK Online Jambi - Bertarif Rp 600 Ribu Short Time, Kamar Hotel Murah hingga Berbagi Kamar

Baca: Laga Tira Persikabo vs Persija Jakarta, Tuan Rumah Unggul 5 3 Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan

Baca: JADWAL PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Pekan Ke 9 Liga 1 2019, Rabu (17/7/2019) pukul 18.30 WIB.

Baca: Dijual Rp 3 Jutaan, Spesifikasi Vivo S1, Bandingkan dengan Samsung Galaxy A81 & Xiaomi Black Shark

Saat korban berjalan mencari titik ujung tanahnya, tiba-tiba datang empat ekor beruang yang langsung menyerang.

Istri korban, Iin Ulifah (23) saat dikonfirmasi mengatakan empat ekor beruang itu satu di antaranya dewasa dan tiga ekor lainnya masih anakan.

"Beruang tu datang tiba-tiba saja langsung nyerang suami saya," ujar saat ditemui di Rumah Sakit Hamba Muara Bulian.

Pada saat kejadian, suaminya berjalan sendirian mencari titik ujung lahan sawitnya. Sementara rekannya dari petugas BPN menunggu di motor.

Saat diserang beruang, suaminya sempat meminta tolong. Namun rekannya tersebut melarikan diri setelah mendengar teriakan minta tolong dari suaminya.

"Suami saya berhasil menyelematkan diri dari serangan beruang tersebut dan masih bisa lari mengendarai sepeda motor untuk meminta tolong warga sekitar," katanya.

Dia berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah atas peristiwa ini. Pasalnya, dirinya tak punya biaya untuk pengobatan rumah sakit.

"Kami juga tidak punya kartu BPJS dan semoga ada keringan untuk bantuan biaya pengobatan ini," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved