Berita Tanjab Barat

Awas, Berselancar di Sosial Media, di Tanjab Barat, Medsos Pengaruhi Angka Perceraian, Ini Alasannya

Awas, Berselancar di Sosial Media, di Tanjab Barat, Medsos Pengaruhi Angka Perceraian, Ini Alasannya

Awas, Berselancar di Sosial Media, di Tanjab Barat, Medsos Pengaruhi Angka Perceraian, Ini Alasannya
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Awas, Berselancar di Sosial Media, di Tanjab Barat, Medsos Pengaruhi Angka Perceraian, Ini Alasannya 

Awas, Berselancar di Sosial Media, di Tanjab Barat, Medsos Pengaruhi Angka Perceraian, Ini Alasannya

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Perceraian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), umumnya disebabkan pengaruh gadget atau sosial media, yang menyebabkan salah paham dan berakhir dengan pertengkaran.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com, per Juni 2019, jumlah pegawai negeri yang mengajukan cerai gugat ataupun cerai talak sebanyak 12 orang.

Baca: Kondisi Gading Marten Pasca 6 Bulan Cerai Gisella Anastasia, Bikin Roy Marten Menangis

Baca: Lidahnya Menggoda di Media Sosial, Ulah Baru Vanessa Angel Tuai Cibiran Pasca Bebas dari Penjara

Baca: Pengadilan Agama Muara Bungo Terima 553 Perkara Sepanjang 2018

"Perceraian 12, talak yang diajukan suami 4, cerai gugat oleh perempuan 8," papar Arifin SH, Panitera Muda Gugatan, Pengadilan Agama Kuala Tungkal.

Menurutnya, penyebab perceraian dikarenakan pertengkaran yang diawali dari sosial media.

"Penyebabnya, ya pertengkaran, salah paham, si perempuan sering main hp, suaminya curiga atau sebaliknya," ungkap Arifin.

Baca: Angka Perceraian ASN di Bungo Meningkat, Segini Jumlahnya Hingga Pertengahan 2019

Baca: Sejumlah Pejabat Polres Kerinci Dimutasi, Ini Daftar Perwira yang Dimutasi

Baca: Jasmine Pakai Hotpants Buka Pintu, Pakai Kode Open Bo Akses Prostitusi Hotel Bintang di Jambi

Angka perceraian ASN tahun 2017 sebanyak 17 kasus. Sedangkan di 2018 per Oktober sebanyak 18 kasus.

Secara umum tahun 2019, kasus perceraian yang masuk hingga Juni sebut Arifin, sebanyak 234 kasus. Diantaranya cerai gugat 177 kasus, cerai talak 57 kasus.

Sementara itu Encep Jarkasih, Kepala BKPSDM Tanjab Barat saat ditanyai mengatakan, faktor penyebab pertengkaran di rumah tangga itu lebih kepada pasangan yang saling tidak mempercayai.

Selain itu, juga dipengaruhi gadget ataupun sosial media yang tidak bijak dalam menggunakannya.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved