Penjaga Taman SPM Sabak Temukan Alat Kontrasepsi dan Botol Miras

Lampu taman SPM yang berada tepat di samping bawah jembatan Muara Sabak timur tersebut sejak sepekan terakhir padam.

Penjaga Taman SPM Sabak Temukan Alat Kontrasepsi dan Botol Miras
Tribunjambi/Abdullah Usman
Lampu taman SPM yang berada tepat di samping bawah Jembatan Muara Sabak timur tersebut sejak sepekan terakhir padam. 

Penjaga Taman SPM Sabak Temukan Alat Kontrasepsi dan Botol Miras

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA SABAK - Kondisi Taman Selaras Pinang Masak SPM di Kecacatan Sabak Timur mulai memprihatinkan. Kira sepakan terakhir lampu taman padam dan diduga menjadi tempat mesum.

Lampu taman SPM yang berada tepat di samping bawah Jembatan Muara Sabak timur tersebut sejak sepekan terakhir padam. Keadaan tersebut dimanfaatkan oknum untuk berbuat hal hal yang tidak senonoh dan tempat mabuk.

Penjaga Taman SPM Nasir mengatakan, sejak lampu tersebut padam kondisi taman di malam hari menjadi sulit dikontrol.

Tidak jarang terlihat beberapa muda mudi berkumpul hingga larut malam sejak lampu taman tersebut padam, dan tidak diketahui pasti aktivitas apa yang dilakukan muda mudi tersebut.

"Bahkan beberapa waktu lalu kita sempat dapati beberapa botol minuman serta alat kontrasepsi di sekitar taman," ujarnya.

Baca: Sisternet XL Axiata Dorong Perempuan Gunakan Gadget Secara Positif

Baca: Fakta Salmafina Sunan, Selebgram yang Pernah Nikah Muda hingga Tulis Biografi

Baca: Kader JKN - KIS Jambi Raih Prestasi nomor 3 se- Wilayah Sumbagteng Jambi

Baca: VIDEO: Mengerikan!, Detik-detik Kapal Tabrak Dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Dengan temuan tersebut, kuat dugaan ada oknum yang sengaja memanfaatkan matinya lampu taman untuk berbuat asusila serta mabuk mabukan. Sebab saat taman dalam keadaan gelap pengawasan pun terbatas.

Kadis Perkim Adil Aritonang saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, mengaku belum menerima laporan terkait soal kerusakan lampu taman SPM. Namun, ia mengaku pihaknya akan segera melakukan perbaikan lampu yang padam.

"Untuk lampu taman yang padam, itu memang tugas kota dan akan kita tindak lanjuti. Namun terkait yang lain kita serahkan ke pihak polisi, pol pp dan kecamatan," jelasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Tanjab Timur Hendri mengatakan, untuk pengawasan taman Pol PP sendiri hanya sebatas perkantoran saja namun untuk taman yang berada di Kecamatan ada kewenangan kecamatan dan UPTD terkait.

"Kalo itu masih sebatas di kawasan Kota Kabupaten itu menjadi tanggung jawab kita, tapi kalo diluar itu sudah menjadi tanggung jawab kecamatan atau UPTD terkait, kecuali kita diperbantukan," jelasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved