Berita Tanjab Timur

Masuk Musim Kemarau, Kebakaran Lahan Kerap Terjadi Dibeberapa Wilayah, di Tanjab Timur

Masuk Musim Kemarau, Kebakaran Lahan Kerap Terjadi Dibeberapa Wilayah, di Tanjab Timur

Masuk Musim Kemarau, Kebakaran Lahan Kerap Terjadi Dibeberapa Wilayah, di Tanjab Timur
ist
Pemadaman kebakaran lahan di Desa Sugai Sayang Kecamatan Sadu, dan Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, beberapa waktu lalu. 

Masuk Musim Kemarau, Kebakaran Lahan Kerap Terjadi Dibeberapa Wilayah, di Tanjab Timur

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Memasuki musim kemarau, beberapa kasus kebakaran mulai terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur).

Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum menetapkan status.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com dari BPBD setempat, awal Juli 2019 sudah terjadi dua kasus kebakaran lahan.

Dimana masing masing kejadian di wilayah perkebunan masyarakat.

Baca: Antisipasi Karhutla, Daops Bukit Tempurung Mulai Gencar Patroli Ketat Minimalisir Kebakaran

Baca: Bupati Al Haris ngeluh, Keuangan Daerah Minim, Sementara Pusat Terus Titip Kebijakan

Baca: Walikota Sungaipenuh Sampaikan Rancangan KUA PPAS 2020, Prioritas Peningkatan Infrastruktur

"Dari dua kasus kebakaran yang terjadi, yakni di Kecamatan Sadu dan Dendang. Satu diantaranya di Catur Rahayu, Kecamatan Dendang tidak terpantau satelit sehingga tidak diketahui adanya titik api," jelas Jakfar, Kepala BPBD Tanjab Timur.

Dari dua lokasi tersebut kata Jakfar, terjadi selang beberapa hari setelah kebakaran pertama, Kebakaran lahan di Kecamatan Sadu terjadi pada tanggal 10 Juli di kebun masyarakat dengan luas terbakar mencapai 3 Hektar.

Baca: Bukan Cuma Harga Cabai, Kenaikan Harga Ayam Potong, Juga Dikeluhkan Pembeli di Pasar Sengeti

Baca: Harga Cabai Merah dan Cabai Rawit di Pasar Sengeti, Muarojambi, Makin Pedas, Tembus Rp100 Ribu/Kg

Baca: VIDEO: Detik-detik Pengendara Rubicon Terobos Jalur Ajang Lari, Sempat Tabrak Panitia

Kebakaran kedua terjadi di Kelurahan Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, pada 13 Juli 2019. kebakaran terjadi di lahan kebun masyarakat dengan luas lahan terbakar seperempat hektar.

"Untuk penetapan status saat ini mengacu pada keadaan suhu dan cuaca. Jika sudah melebihi 31 derajat dan masuk kategori panas, secara terus menerus tanpa diselingi hujan, baru kita bisa menentukan status," jelasnya.

Menurutnya, saat ini hujan masih terjadi dan mengguyur di beberapa wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Meski sudah terjadi kebakaran lahan untuk penetapan status belum bisa karena hal tadi.

Lebih lanjut dikatakannya pula, melihat situasi cuaca saat ini, masih menunggu perkembangan cuaca hingga akhir bulan nanti.

Jika panas terus berlanjut selama 20 hari berturut tanpa hujan baru akan dilakukan rapat penentuan status siaga darurat (Level 4).

"Penyebab kebakaran yang terjadi beberapa hari terakhir, tidak tahu pasti. Yang jelas penyebabnya karena kelalaian dalam berbagai hal," tuturnya. 

Masuk Musim Kemarau, Kebakaran Lahan Kerap Terjadi Dibeberapa Wilayah, di Tanjab Timur (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved