Bupati Batanghari Tolak Surat Silaturahmi PT DMP, Buntut Penutupan Saluran Pembuangan Limbah

Pasca penutupan saluran pembuangan limbah, PT Deli Muda Perkasa (DMP) mengirim surat kepada Bupati Batanghari untuk bersilaturahmi.

Bupati Batanghari Tolak Surat Silaturahmi PT DMP, Buntut Penutupan Saluran Pembuangan Limbah
tribunjambi/abdullah usman
Bupati Batanghari Syahirsah 

Bupati Batanghari Tolak Surat Silaturahmi PT DMP, Buntut Penutupan Saluran Pembuangan Limbah

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pasca penutupan saluran pembuangan limbah, PT Deli Muda Perkasa (DMP) mengirim surat kepada Bupati Batanghari untuk bersilaturahmi. Namun tidak disetujui.

"Ada surat dari PT DMP mau silaturahmi, saya tidak setujui," kata Bupati Batanghari, Syahirsah Sy saat dikonfirmasi, Senin (15/7).

Syahirsah mengatakan, dirinya telah memberikan wewenang kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari agar ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Itu harus dilakukan. Dan mesti ditindak lanjuti sesuai jalur hukum," ujarnya.

Pasca penutupan, PT DMP masih saja beroperasi dengan menerima hasil kebun sawit dan melakukan pengolahan. Menurut Syahirsah, pihaknya tetap akan tetap mengambil tindakan.

Baca: 274 Ribu Warga Jambi Miskin, BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin Menurun

Baca: Buka Rakor P4GN, Gubernur Jambi Ajak Semua Pihak Berantas Narkoba

Baca: Bersihkan Sampah di Kota Jambi, Camat Paal Merah Luncurkan Program PASRAH

Baca: Penjaga Taman SPM Sabak Temukan Alat Kontrasepsi dan Botol Miras

Baca: Timsus Bakal Kejar Penampung Minyak Illegal di Jambi

"Jika mereka masih membuang limbah kita tutup lagi. Jika masih juga kita serahkan kepada penegak hukum," tegasnya.

Hal senada turut disampaikan oleh Ketua DPRD Batanghari, Muhammad Mahdan. Ia mengaku setuju dengan tindakan yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas LH Batanghari.

"Dengan adanya tindakan tegas itu, saya sangat setuju. Sangat bagus dan ini merupakan tindakan tegas karena itu memang melanggar Undang-Undang," tegas Mahdan.

Bahkan kata Mahdan, masih banyak perusahaan yang berada di wilayah Batanghari yang mesti diteliti.

"Masih banyak yang harus diteliti. Jika mereka masuh berbuat curang, Pemerintah daerah hatus mengambil langkah tegas," demikian Ketua DPRD. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved