Amien Rais 1.000 Persen Setujui Rekonsiliasi Prabowo dengan Jokowi dengan Sejumlah Syarat

Amien Rais, angkat bicara mengenai pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7/2019).

Amien Rais 1.000 Persen Setujui Rekonsiliasi Prabowo dengan Jokowi dengan Sejumlah Syarat
TRIBUN BATAM /ARGIANTO DA NUGROHO
Amien Rais 

TRIBUNJAMBI.COM-  Amien Rais, angkat bicara mengenai pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7/2019).

Ditemani anaknya Hanafi Rais, Wakil dan anggota Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, Amien mengatakan setuju dengan adanya rekonsiliasi antara kubu Prabowo dengan kubu Jokowi.

"Nah sekarang saya tetap pada pendirian saya rekonsiliasi dalam arti bangsa utuh, enggak boleh pecah saya 1.000 persen saya setuju, (bahkan) mbahnya setuju yah," kata Amien di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (15/7/2019).

Baca: Sebelum Ikut Seleksi CPNS 2019 segera Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Siapkan Dokumen Ini

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Besok, Selasa 16 Juli: Aquarius Ungkapkan Perasaanmu, Gemini Abaikan Gosip

Baca: DKI Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Balap Formula E 2020, Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan Balapan

Hanya saja Amien tidak setuju bila rekonsiliasi kemudian diartikan bagi bagi kekuasaan atau power sharing.

Menurutnya sangat lucu bila rekonsiliasi kemudian diaplikasi dengan bagi-bagi jabatan, seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Baca: DKI Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Balap Formula E 2020, Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan Balapan

"Rekonsiliasi itu sangat lucu kalau dalam wujud bagi-bagi kursi itu namanya bukan rekonsiliasi tetapi ya bagi-bagi kursi, (bagi bagi kekuasaan) ada aibnya, ada negatifnya, ternyata politisi itu engga ada lagi kekuatan moral engga memegang dispilin partai," katanya.

Menurut Mantan Ketua MPR itu, bila rekonsiliasi diartikan bagi bagi kursi maka tidak ada artinya pertarungan Pemilu lalu.

Padahal inti dari pertarungan pada Pemilu Presiden 2019 kemarin yakni adanya perspektif baru yang ditawarkan penantang kepada petahana.

"Jadi saya sampaikan di sini, teruskan kita menjalin persatuan kita, bersalaman tapi jangan pernah kooptasi, dapat satu (atau) dua kursi kemudian lantas kocar kacir semua, wawasan ke depannya hanya bermata rabun ayam, itu saya katakan berkali-berkali," katanya.  (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved