Jambret Duit Rp 60 Juta dari Ibu-ibu, Kemas Diganjar Hukuman Tiga Tahun

Kemas Bastari divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim PN Jambi. Akibat perbuatannya korban Nyi Ayu Suraida mengalami kerugian Rp 60 juta.

Jambret Duit Rp 60 Juta dari Ibu-ibu, Kemas Diganjar Hukuman Tiga Tahun
Ilustrasi 

Jambret Duit Rp 60 Juta dari Ibu-ibu, Kemas Diganjar Hukuman Tiga Tahun 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kemas Bastari divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi. Akibat perbuatannya korban Nyi Ayu Suraida mengalami kerugian Rp 60 juta. Bastari dijerat pasal 365 ayat (2) ke-1 KUHP.

Vonis ini diakibatkan perbuatannya pada hari Sabtu taggal 12 Januari 2019. Saat itu Bastari baru saja keluar rumah pada sore hari. Lantas keluar rumah dari Kelurahan Tanjung Raden dengan motor warna hitam.

Bastari melewati perumahan Lazio dan saat berada di depan kantor BKKBN Jambi dia melihat dua perempuan yang membawa satu tas sembari mengendarai motor. Lantas muncullah rasa ingin tahu dan dia berkendara sampai depan Unja Telanai. Dia melihat Nyi Ayu yang merupakan korban keluar dari ATM Mandiri. Pada saat itu Bastari membulatkan niat jahatnya.

Baca: Pemkot Jambi Siapkan Ganti Rugi Pemindahan Keramba di Danau Sipin

Baca: 2021, Dinas Kesehatan Targetkan Semua Puskesmas di Jambi Terakreditasi

Baca: Viral, Kena Usil Ibunya saat Tidur, Bocah Ini Tak Berhenti Menangis Lihat Matanya Menghitam

Baca: Gempa M 7,2 Guncang Halmahera, Terasa Hingga Manado, BMKG Sebut Potensi Kerusakan

Baca: Grace Natalie Sebut PSI Siap Pasok Kader Untuk Anggota Kabinet Jokowi-Amin, Banyak Stoknya

Bastari terus mengikuti Nyi Ayu sampai melewati Rumah Sakit Raden Mattaher. Sesampainya di daerah simpang dekat Rumah Makan Salero Baru, Bastari langsung saja mepet ke motor Nyi Ayu. Tangannya berusaha menarik tas yang dibawa korban. Tarik menarik berlangsung sengit dan akhirnya Bastari berhasil membawa lari tas tersebut.

Dalam tas tersebut terdapat uang sejumlah Rp 50 juta serta handphone dan barang lain sehingga kerugian menjadi Rp 60 juta. Lantas uang itu dipakai Bastari untuk berfoya-foya.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut lebih tinggi. "Menuntut penjara selama 4 tahun," ungkap Lidya selaku JPU sebelumnya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved