Napi Lapas Banceuy Kendalikan Peredaran Narkoba Dengan Cara Mengakali Biar Cepat

Ternyata, peredaran narkoba itu dikendalikan dari narapidana di Lapas Banceuy. Siapa sebenarnya sang bos narkoba?

Napi Lapas Banceuy Kendalikan Peredaran Narkoba Dengan Cara Mengakali Biar Cepat
Tribunjambi.com
Ilustrasi narkoba 

TRIBUNJAMBI.COM, BANDUNG - Kurir narkoba jenis ganja  ditangkap Ditresnarkoba Polda Jabar.

Ternyata, peredaran narkoba itu dikendalikan dari narapidana di Lapas Banceuy.

Dua tersangka yakni VE bin AS (34) dan FA bin ER (32) ditangkap karena kedapatan memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika jenis ganja sebanyak 83 kilogram. 

Keduanya ditangkap di pinggir Jalan Raya Barat Cicalengka, Kelurahan Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (11/7/2019). 

Baca: Siapa Sebenarnya Deni Riyanto? Pelaku Mutilasi di Banyumas Potong Kepala dan Tangan Perempuan

Baca: Anak Kecil Bilang Ada Daging Besar setelah Dicek Bikin Gempar, Ternyata Mutilasi Kepala Kaki

Baca: Buaya Sinyulong Sepanjang 2 Meter di Sungai Geluntung Gegerkan Warga Desa Lubuk Jering

Baca: Anak Punya 2 Unyeng-unyeng, Bisa Diandalkan atau Nakal? Ini 5 Faktanya!

Berdasarkan hasil interogasi, VE mengaku disuruh mengambil ganja oleh temannya yang bernama TE.

"VE bin AS disuruh oleh temannya yang bernama TE yang saat ini sedang menjalani penahanan di Lapas Banceuy Bandung," kata Kepala  Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam pesan singkatnya. 

VE, lanjutnya, disuruh mengambil ganja di Kampung Cangkring, Jelekong, Kabupaten Bandung pada Kamis (11/7/2019) sekitar jam 20.30 WIB.  

Ganja tersebut diambil di bawah mobil truk yang sedang parkir di daerah tersebut. VE mengambilnya saat kondisi sepi sehingga tidak ada seorang pun yang melihat dia mengambil barang tersebut. 

"Kemudian ganja tersebut diangkut dengan Grab mobil untuk diantar kepada saudara AL di daerah Cicalengka. Saat tersangka sedang menunggu AL, ditangkap dalam penguasaan," kata Truno. 

Baca juga: Pihak Universitas Uhamka Pastikan Pecat Mahasiswa yang Kedapatan Pakai Ganja

Kepada polisi, VE mengaku diberi upah Rp 200.000 per  kilogramnya.

"Tersangka berikut barang bukti kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar guna pengembangan lebih lanjut," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, VE diamankan polisi karena kedapatan memiliki dan menyimpan 83 kilogram narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam jok belakang mobil Kia Picanto D-1257-ACE yang dikendarai oleh FA. Keduanya ditangkap Kamis (11/7/2019).

Pasal yang dilanggar adalah Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Baca: Siapa Sebenarnya Kakek Gading Marten? Rahasia Keturunan Keluarga Semua Jadi Orang Sukses

Baca: Bukan Masalah Ekonomi, Gisella Akhirnya Jujur Ungkap Penyebab Gugat Cerai Gading Marten

Baca: Pekerjaan Anna Maria di Masa Lalu yang Tak Diketahui, Sosok Ibu Gading Marten yang Cantik

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved