Sejarah Indonesia

Saat Isteri Cantik Soekarno Diberi Tiga Pilihan Mengejutkan oleh Soeharto di Lapangan Golf

Saat Isteri Cantik Soekarno Diberi Tiga Pilihan Mengejutkan oleh Soeharto di Lapangan Golf

Saat Isteri Cantik Soekarno Diberi Tiga Pilihan Mengejutkan oleh Soeharto di Lapangan Golf
Soeharto dan Dewi Soekarno 

Saat Isteri Cantik Soekarno Diberi Tiga Pilihan Mengejutkan oleh Soeharto di Lapangan Golf

TRIBUNJAMBI.COM - Ratna Sari Dewi atau Naoko Nemoto merupakan istri Presiden Pertama RI Soekarno yang berasal dari Jepang.

Ratna Sari Dewi atau yang kerap dipanggil Dewi Soekarno diperistri Bung Karno pada tahun 1962.

Ratna Sari Dewi merupakan wanita asal Jepang yang kemudian diboyong Bung Karno ke Indonesia.

Tahukah Anda Naoko Nemoto ternyata mempunyai peran jelang kejatuhan Soekarno dan mulai naiknya Soeharto menjadi penguasa Indonesia.

Naoko Nemoto atau Dewi Soekarno merupakan wanita diantara pergolakan politik jelang kejatuhan Soekarno.

Baca: Berusia 69 Tahun dan Divonis 2 Tahun Penjara, Perlukah Ratna Sarumpaet di Penjara?

Baca: Diremehkan Karena Dianggap Indonesia Belum Merdeka, Jadi Pemicu Ajudan Soeharto Ngamuk di Belanda

Baca: Kala Soekarno dan Soeharto Ngebet Banget Beli Lukisan Pelukis Ini, Namun Antonio Blanco Menolaknya

Baca: Sisi Lain Soeharto yang Tak Diceritakan & Permintaan Bu Tien Sebelum Wafat, Minta Pak Harto Berhenti

Sebelum benar-benar 'dihabisi' oleh Soeharto, Dewi Soekarno sempat diperingatkan oleh Soeharto dan di diberi tiga pilihan demi kebaikan Soekarano.

Menurut penulis Jepang, Aiko Kurasawa, ada seorang perempuan Jepang yang hadir di tengah pergolakan politik dan limbungnya kekuasaan Soekarno pasca-peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Namanya Ratna Sari Dewi, yang diperistri Soekarno pada tahun 1962.

Dalam bukunya yang berjudul Peristiwa 1965: Persepsi dan Sikap Jepang, Aiko menulis bahwa perempuan yang dikenal dengan nama Dewi Soekarno itu melakukan berbagai upaya rekonsiliasi antara Soekarno dan Angkatan Darat.

Baca: Wanita Cantik Ini Gantikan Posisi Ayu Ting Ting Setelah Hengkang dari Program Acara Brownis Trans TV

Baca: Lagi-lagi Bohong, Barbie Kumalasari Tak Punya Toko Berlian, Pemilik Toko Perhiasan Ungkap Faktanya

Baca: Intip Pesona Cantiknya Manohara di Laga Persija vs Persib, Sampai-sampai Jadi Trending Topic Twitter

Ia pun rela pergi ke Jepang, bertemu dengan Perdana Menteri Sato pada 6 Januari 1966 untuk meminta dukungan bagi Soekarno.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved