Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 87 Miliar ke Luar Negeri

Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 570.550 ekor benih lobster dan 75 ribu ekor benih sidat senilai Rp 87 miliar.

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 87 Miliar ke Luar Negeri
IST
Polda Jambi berhasil gagalkan penyelundupan ratusan ribu benih lobster ke luar negeri. 

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 87 Miliar ke Luar Negeri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil menggagalkan aksi penyelundupan  570.550 ekor benih lobster dan 75 ribu ekor benih sidat senilai Rp 87 miliar.

Benih benih tersebut direncanakan akan dikirim melalui perairan di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS mengatakan berhasil menggagalkan aksi penyelundupan benih lobster dan benih sidat pada saat kendaraan yang membawanya di Jalan Lintas Timur Sumatera dari Jambi menuju Kuala Tungkal atau tepatnya di Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjungjabung Barat Kamis malam (11/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat diamankan petugas di lapangan berhasil ditemukan barang bukti yakni benih sidat sebanyak 75.000 ekor yang dikemas dalam 30 kantong plastik dan dibagi ke dalam 15 box steyrofoam, kemudian ada benih lobster sebanyak 570.550 ekor dengan rincian 542.200 ekor jenis pasir dan 28.350 ekor jenis mutiara yang dikemas dalam 2.922 kantong plastik dan dibagi ke dalam 100 box steyrofoam. Jum'at (12/7).

Baca: Dishub Jambi Berencana Ajukan Revisi Perda Angkutan Batubara, Ini Alasannya

Baca: Harga Emas Naik, Warga Jambi Manfaatkan untuk Peluang Investasi

Baca: 2.000 Lansia Tak Bisa Apa-apa, Dinsos Jambi Ajukan Perda Lansia ke DPRD

Baca: 5 Orang Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pemukulan Kades Sengkati Baru

Baca: 2020, Dinkes Muarojambi Targetkan Semua Puskesmas Terakreditasi

Jumlah sumber daya ikan yang dapat diselamatkan dari benih lobster senilai Rp 87 miliar dengan rincian untuk jenis benih lobster pasir Rp 81,33 miliar dan jenis mutiara Rp 5,67 miliar. Sedangkan jumlah benih sidat senilai Rp375 juta sehingga total uang negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 87,375 miliar.

Kasus itu bisa diungkap polisi setelah personil subdit 4 Ditreakrimsus dan Team Satgas BL Ditreskrimsus Polda Jambi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang membawa benih lobster dari Jambi menuju Tungkal Tanjabbar.

"Selanjutnya personil langsung melakukan penyelidikan di lapangan menyisir jalan jalur yang akan dilewati." jelas Kapolda.

Sekira pukul 22.00 WIB, kemudian personil menemukan dua unit mobil yaitu satu mobil Avanza dan satu unit mobil truk warna kuning dengan nomor Polisi BH 8506 SM yang dicurigai membawa baby lobster melewati  Mapolres Muaro Jambi, maka dilakukan pengejaran.

Sesampainya di daerah Simpang 35 Dusun Bukit Baling Kecamatan Sakernan, Kabupaten Muaro Jambi maka dilakukan pencegatan dengan cara memberhentikan mobil truk, namun kemudian truk tersebut berhasil melarikan diri kearah Tungkal dan kembali dilakukan pengejaran mobil truk hingga sekira pukul 23.00 WIB mobil tersebut masuk ke lorong Blok Aseng Dusun Sei Toman Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjab Timur.

"Mobil truk tersebut berhenti dan sopir serta kerneknya langsung melarikan diri kedalam semak kebun sawit milik warga," jelasnya.

Baca: Pejabat Kejati Jambi Banyak Dimutasi, Ini Daftar Namanya

Baca: Di Persidangan, 3 Terdakwa Pengolah BBM Ilegal Muara Bulian Beberkan Cara Memasak Minyak Ilegal

Baca: Suami Istri Gantian Saling Hisap Bong, Kini Siap-siap ke Hotel Prodeo

Baca: Sampai Pertengahan Juli, PN Muara Bungo Putus 5.041 Perkara Tilang

Kemudian personil dan warga setempat melakukan penyisiran di kebun sawit tersebut namun sopir dan kernek tersebut tidak ditemukan lagi dan kini seluruh barang bukti diamankan atau dibawa ke Mapolda Jambi guna penyidikan lebih lanjut dan melakukan koordinasi degan Badan Karantina Ikan Pengendali Mutu (BKIPM) Jambi.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved