Kisah Militer RI

Pasukan AS & Tentara Asing Lainnya Melongo, Lihat Marinir TNI AL Bisa 'Perang' saat sedang Berpuasa

Pasukan AS & Tentara Asing Lainnya Melongo, Lihat Marinir TNI AL Bisa 'Perang' saat sedang Berpuasa

Pasukan AS & Tentara Asing Lainnya Melongo, Lihat Marinir TNI AL Bisa 'Perang' saat sedang Berpuasa
Tribunnews
Marinir TNI AL 

Pasukan AS & Tentara Asing Lainnya Melongo, Lihat Marinir TNI AL Bisa 'Perang' saat sedang Berpuasa

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah satu ini nyata, bukan cerita belaka, Pasukan TNI buat tentara asing melongo karena kekuatannya.

Pernah ada cerita dalam latihan militer bersama, TNI AL bersama angkatan laut Amerika Serikat.

Kala itu, setiap dua tahun Angkatan Laut dari berbagai penjuru dunia mengadakan latihan perang bersama yang dinamai RIMPAC (Rim of the Pacific).

Latihan perang yang dimotori oleh Armada Pasifik AS (US Pasific Command) itu biasanya melibatkan kekuatan AL dari negara-negara yang sedang tidak bermusuhan dengan AS dan berlangsung sejak tahun 2008 selama lebih dari satu bulan.

Negara-negara itu antara lain, Australia, Brunei, Kanada, Cile, Kolombia, Prancis, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Thailand, Tonga, Inggris, dan lainnya.

Baca: Pertempuran Kalabakan 1963, KKO Marinir Bikin Pasukan Elite Inggris Tak Sempat Kokang Senjata

Baca: MANTAN Pembantu Habisi Anggota Marinir, Ditemukan Bercak Darah Mengering: Polisi Sebut Motifnya

Baca: Marinir Gadungan Bikin Ulah Tiduri 16 Wanita Bersuami, Nasibnya Akhirnya Berakhir di Tangan

Baca: SEPAK Terjang Pasukan Denjaka yang Dijuluki si Hantu Air Membuat Marinir AS Geleng-geleng

Baca: 5 Artis yang Dulunya Anggota TNI & Polisi, Banyak yang Gak Nyangka No 3 Dulunya Seorang Marinir

Latihan perang AL dalam RIMPAC
Latihan perang AL dalam RIMPAC

TNI AL ketika berpartisipasi dalam RIMPAC yang biasa diselenggarakan di Hawai, AS itu pada tahun 2014 pernah mengirimkan satu kapal perang dan lebih dari 200 pasukan Korps Marinir.

Peran kapal perang TNI AL yang dikirim ke RIMPAC adalah untuk melaksanakan latihan bersama dengan kapal-kapal perang lain dari berbagai negara.

Sedangkan pasukan Marinir TNI AL melaksanakan latihan perang di daratan Hawai. 

Materi latihan bersama dengan para prajurit Marinir dari seluruh penjuru dunia itu antara lain, Operasi Evakuasi non-Combatant (NEO), Latihan Koordinasi Dukungan Api (FSCEX), Program Combine Marksman (Live Fire), Operasi Amfibi / Transisi MAGTF C2Ashore, Mendukung Eksperimen, Latihan Posko Perintah (CPX), Integrasi AAV.

Ilustrasi Marinir TNI AL menggunakan senapan sniper SPR-2 buatan PT Pindad
Ilustrasi Marinir TNI AL menggunakan senapan sniper SPR-2 buatan PT Pindad (net)

Latihan, Parameter dalam Raid Combat Mechanical and Cooperation Tanki Latihan, Tembak Senjata Kecil, Tembak Baterai (Meriam) Utama, Interoperabilitas dengan Pasukan Koalisi, Kerja Sama Penggerebekan Amfibi, Pendaratan Deck Helikopter Malam, Menggabungkan Program Marksman, Transisi MAGTF C2 Ashore dan Mendukung Eksperimentasi, dan Pos Komando Latihan (CPX).

Kehadiran para Marinir TNI AL selalu menarik perhatian karena dari ukuran badan dibandingkan para marinir dari negara-negara AS dan Eropa, ukuran badan para personel Marinir termasuk kecil.

Para Marinir TNI AL awalnya bahkan diragukan bisa mengikuti acara RIMPAC yang dalam latihannya sangat bergaya ala Marinir AS itu.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved