Kambing Bantuan Pemerintah Mati, Zulkarnain: Kambing Itu Kebanyakan Makan Rumput

Sejumlah kambing bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muarojambi banyak yang mati.

Kambing Bantuan Pemerintah Mati, Zulkarnain: Kambing Itu Kebanyakan Makan Rumput
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Disbunak Kabupaten Muarojambi, Zulkarnain. 

Kambing Bantuan Pemerintah Mati, Zulkarnain: Kambing Itu Kebanyakan Makan Rumput

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Sejumlah kambing bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muarojambi banyak yang mati. Kambing-kambing tersebut diketahui bantuan pemerintah yang dianggarkan pada tahun 2017 oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Muarojambi.

Sejumlah kambing yang mati tersebut terjadi di Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. Kepala Disbunak Kabupaten Muarojambi, Zulkarnain mengatakan jika jumlah kambing yang mati tidak banyak.

"Iya memang ada kambing yang mati, tapi yang mati itu tidak banyak, hanya 10 ekor yang mati. Kalo tidak salah itu adanya di Desa Kedotan," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa program bantuan kambing untuk diternakkan tersebut direalisasikan di empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Muarojambi. Desa yang menerima bantuan tersebut yaitu Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Desa Pulau Mentaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan dan Desa Maro Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota.

Baca: Turun ke Seberang, Komisi III DPRD Kota Jambi Cek Ganti Rugi Lahan Warga

Baca: BNNP Jambi, Dukung Pembangunan Panti Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Sarolangun

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 13 Juli 2019, Aries Tampak Ragu-ragu, Gemini Cukup Emosional, Zodiak Lainnya?

Baca: Denny Darko Ramal Pernikahan Ahok & Puput Nastiti, Ungkap Masih Ada Beban hingga Terjun ke Politik

Baca: VIDEO: Supir Mengantuk, Truk Batubara Terjun ke Sawah dan Seruduk Tiang Listrik

"Jadi dari program itu ada 40 ekor yang kita sebar di empat desa di empat kecamatan. Masing-masing itu menerima 10 ekor," ucapnya.

Matinya 10 ekor kambing di Desa Kedotan tersebut diduga disebabkan kambing tersebut tidak diurus dengan baik. Kambing bantuan itu, dikatakan oleh Zulkarnain dilepaskan begitu saja oleh masyarakat yang menerima bantuan.

"Karena dilepas tadi, jadi kambing itu kebanyakan makan rumput, makanya jadi kurang gizi. Dampak kekurangan gizi itu mengakibatkan kambing bantuan menjadi kurus dan akhirnya mati. Harusnya dikasih makan daun-daunan. Karena didaunan banyak mengandung obat-obatan," terangnya.

Zulkarnain menyebutkan bahwa kambing bantuan yang diterima di Kecamatan lainnya tidak ada yang mati. Hanya saja di Desa Kedotan yang mengalami kejadian tersebut, hal lainnya karena daerah tersebut sering mengalami banjir. Sehingga peternak menjadi kesulitan untuk mencari rumput untuk pakan.

"Ternak kambing pada prinsipnya setiap hari memerlukan lk.96 jenis daun-daunan untuk memenuhi kebutuhan gizi hariannya agar dapat berkembang dengan sehat. Faktor daerah di Kedotan yang sering banjir juga jadi penyebab," pungkasnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved